Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Bahaya narkoba tidak hanya mengancam kesehatan individu, tetapi juga berdampak langsung terhadap keselamatan transportasi. Sebab, narkoba bisa menurunkan kewaspadaan dan ketelitian saat berkendara.
Hal ini diungkapkan, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Akhmad Yusuf, Kamis (9/10/2025).
Menurut Yusuf, tugas Dishub yang erat kaitannya dengan pelayanan masyarakat dan keselamatan transportasi, menuntut setiap pegawai agar memiliki disiplin, fokus, dan kesadaran tinggi. Semua itu tidak akan bisa tercapai apabila seseorang terpengaruh oleh narkoba.
“Narkoba bisa menurunkan kemampuan otak, refleks, dan konsentrasi. Padahal dalam dunia transportasi, ketelitian dan kewaspadaan adalah hal utama. Sekali lalai, akibatnya bisa fatal, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Yusuf.
Pegiat Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Bojonegoro ini menegaskan, keselamatan transportasi tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh manusia yang mengendalikannya.
Oleh karena itu, lanjut Yusuf, sumber daya manusia yang bebas narkoba menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan sistem transportasi yang aman.
“Kita di Dishub bertanggung jawab menjaga keselamatan di jalan. Kalau petugas, sopir angkutan, atau pengemudi terpengaruh narkoba, potensi kecelakaan akan meningkat. Maka, menjaga diri dari narkoba adalah bagian dari menjaga keselamatan transportasi,” tegasnya.
Mantan Lurah Banjarejo, Kecamatan Kota Bojonegoro ini, juga menyoroti bahwa para pelaku penyalahgunaan narkoba sebagian besar berasal dari kalangan muda. Faktor pergaulan dan rasa gengsi seringkali membuat mereka mudah terpengaruh untuk mencoba hal-hal yang bersifat negatif.
“Generasi muda harus berani berkata tidak pada narkoba. Jangan karena gengsi atau ingin diterima lingkungan, akhirnya merusak masa depan sendiri. Padahal, mereka inilah calon penerus yang akan memegang kendali keselamatan transportasi di masa depan,” tambahnya.
Dishub Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengampanyekan hidup sehat dan bebas narkoba, tidak hanya di lingkungan internal, tetapi juga kepada masyarakat dan para pelaku transportasi. Yusuf berharap seluruh pegawai dan masyarakat dapat menjadi teladan dalam upaya mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
“Keselamatan transportasi berawal dari manusia yang sehat dan sadar tanggung jawab. Mari kita jaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkoba demi keselamatan bersama,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published