Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Umat Islam yang akan melaksanakan ibadah-ibadah tertentu, seperti shalat, tawaf, dan sejenisnya, harus berada dalam kondisi suci dari hadats besar maupun hadats kecil. Untuk menghilangkan hadats besar adalah dengan mandi janabat sedangkan menghilangkan hadats kecil itu dengan wudhu.
Berkaitan dengan wudhu, ada sejumlah anggota tubuh yang harus dibasuh agar wudhunya menjadi sah. Jika direnungkan, dibasuhnya anggota-anggota tubuh tersebut mempunyai hikmah tersendiri, baik secara lahir maupun batin. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syekh Ali Ahmad Al-Jurjawi dalam kitab Hikmatu Tasyri wa Falsafatuhu, [Beirut: Darul Fikr, 2003], Juz I, halaman 70, sebagaimana berikut:
1. Membasuh telapak tangan
Kedua telapak tangan merupakan anggota tubuh yang paling aktif dan banyak bergerak. Untuk itu keduanya perlu dibasuh dan dicuci demi terjaganya kebersihan dan kesucian lahir dan batin. Dari sisi lahir, tangan yang bersih akan terhindar dari berbagai virus dan kuman. Sementara dari sisi batin, tangan yang suci bisa menjaga diri dari perbuatan maksiat tangan, seperti mencuri, memukul, dan sebagainya.
2. Berkumur
Mulut adalah bagian anggota tubuh yang cukup penting karena menjadi pintu masuk makanan dan pintu keluar uap dari perut. Secara lahir, dengan berkumur, anggota tubuh akan terjaga dari bau tak sedap, kuman, maupun virus yang masuk lewat mulut. Sementara dari sisi batin, dengan berkumur saat wudhu menjadi isyarat bahwa mulut harus bersih dari ucapan-ucapan kotor, seperti menghina, mencaci maki, atau ucapan lain yang bisa membuat orang lain sakit hati dan merasa terzalimi.
3. Menghirup air melalui hidung
Salah satu anggota tubuh yang selalu bekerja selama 24 jam dalam sehari adalah hidung yang berfungsi menghirup dan mengeluarkan nafas. Dengan istinsyaq, yaitu menghirup air melalui hidung, bisa menjadi sarana untuk membersihkan hidung dari debu kotor yang menempel dan terhindar dari bau tidak sedap.
4. Membasuh wajah
Saat berinteraksi dengan orang lain, wajah menjadi anggota tubuh pertama yang akan dilihat dan dinilai. Mengingat hal tersebut, wajah perlu dijaga kebersihannya agar bisa tampil percaya diri. Dengan membasuh muka saat berwudhu, wajah akan terbebas dari kotoran-kotoran yang menempel, seperti debu, keringat, dan sejenisnya. Selain itu, wudhu juga dapat menumbuhkan inner beauty, yaitu kecantikan dari dalam yang bisa membuat wajah terlihat cantik dan sejuk saat dipandang.
5. Membasuh tangan
Dibasuhnya tangan sampai siku saat berwudhu bisa membuatnya menjadi bersih karena pada bagian ini, terutama kaum laki-laki, biasanya akan terbuka dan mudah terkena debu atau kotoran lainnya. Dari sisi batiniah, membasuh tangan juga menjadi isyarat agar tangan terjaga dari perbuatan maksiat seperti mencuri, memukul, dan perbuatan tercela lainnya.
6. Mengusap kepala
Pada bagian kepala terdapat banyak pori-pori yang menjadi tempat keluarnya keringat. Meski demikian, rukun wudhu tidak mewajibkan semua kepala dibasuh melainkan hanya sebagiannya saja yang diusap. Hal ini menunjukkan kasih sayang Allah karena jika semuanya dibasuh bisa merepotkan hamba-Nya. Sementara dari sisi batiniah, di dalam kepala manusia terdapat otak yang menjadi tempat berpikir manusia. Dengan dibasuhnya kepala diharapkan bisa mempunyai kecerdasan dan pemikiran yang positif.
7. Mengusap telinga
Telinga bisa menjadi tempat berkumpulnya sesuatu yang kotor seperti debu dan sejenisnya. Tidak hanya itu, telinga juga menjadi alat pendengar yang bisa memengaruhi watak dan kepribadian seseorang. Dengan dibasuhnya telinga saat wudhu, selain membersihkan kotoran lahir berupa debu, seharusnya juga mampu menjaga diri dan menghindar dari suara-suara kotor, misalnya ghibah.
8. Membasuh kaki
Anggota tubuh yang rawan terkena kotoran dari tanah adalah kaki. Maka dengan membasuh kaki saat wudhu bisa membersihkannya dari berbagai kotoran yang menempel. Dari sisi batiniah, membasuh kaki juga menjadi isyarat agar langkah kaki selalu diarahkan menuju tempat yang baik dan dijauhkan dari tempat yang buruk.
Dengan demikian, anggota tubuh yang dibasuh saat berwudhu tidak sekadar menjadi syarat sah ibadah. Lebih dari itu, di dalamnya terdapat hikmah mendalam. Dari sisi lahiriah, wudhu bisa membersihkan anggota tubuh dari berbagai kotoran yang menempel dan juga bisa menjaga kesehatan. Sementara dari sisi batiniah, berwudhu juga menjadi sarana penyucian diri agar anggota tubuh senantiasa didayagunakan untuk hal-hal positif yang bernilai ibadah. [mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published