Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Warna-warni kreativitas, semangat, dan kolaborasi pemuda Bojonegoro mewarnai Bojonegoro Youth Festival (BYF) yang digelar dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro dan Sumpah Pemuda. Festival ini menjadi wadah besar untuk memamerkan talenta, potensi, sekaligus memperkuat interaksi antarorganisasi kepemudaan.
Kabid Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Flora Agrishinta, menyebut BYF dirancang sebagai ruang terbuka bagi anak muda untuk berkompetisi, mengekspresikan diri, dan memperluas jejaring.
"Ini memang wadah mereka. Ada kompetisi, pameran, festival olahraga tradisional, hingga parade talenta. Kita ingin pemuda dan organisasi kepemudaan punya ruang untuk tampil dan berinteraksi," ujarnya disela agenda yang di pusatkan di area GOR Utama Bojonegoro, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Jumat (24)/10/2025) siang.
Ia menjelaskan, festival ini juga mempertemukan berbagai organisasi yang selama ini jarang berinteraksi.
"Yang biasanya antar-OKP tidak saling kenal, hari ini mereka bisa berkumpul dalam berbagai kegiatan," katanya.
Berbagai agenda digelar, mulai dari Battle of Mind (BOM)-kompetisi akademik antar pelajar, festival musik cover ‘Medayoh Bojonegoro’, hingga Talent Parade yang menampilkan tari, sulap, dan musik dari para pemuda kreatif.
"Temanya ‘Smart Creativity’, jadi bukan sekadar euforia. Ada kecerdasan dalam berkreativitas. Kita berikan ruang panggung untuk eksplorasi talenta mereka," terang Flora.
Sebanyak 26 stan turut meramaikan acara, mulai dari Young Entrepreneur Bojonegoro (YEB) hingga komunitas cosplay Cocobo.
"Dari stan-stan ini kita bisa lihat hasil bootcamp dan karya nyata wirausaha muda. Mereka tampil, berjualan, sekaligus menambah income," ungkapnya.
Lebih jauh, BYF juga menjadi sarana memetakan potensi pemuda dari berbagai wilayah Bojonegoro.
"Dari kegiatan BYTA kemarin, kita tahu wilayah timur punya potensi ini, barat seperti itu, dan puncaknya semua tampil di kota. Dari akademik, seni budaya, wirausaha, hingga olahraga," jelasnya.
Pihaknya berharap BYF bisa menjadi agenda tahunan yang selalu ditunggu pemuda Bojonegoro.
"Kami ingin pemuda lebih mandiri, berprestasi, berdaya saing, dan membanggakan. Termasuk menginspirasi mereka yang masih gabut di rumah untuk ikut kegiatan positif," pungkasnya.
Antusiasme peserta terlihat di berbagai sudut acara. Salah satunya Feri, pemuda asal Sukorejo Kecamatan/Kota Bojonegoro yang turut mengikuti pameran wirausaha muda. Ia mengaku bangga bisa ikut serta di ajang yang mempertemukannya dengan banyak komunitas baru.
"Senang banget bisa gabung di sini. Selain bisa nunjukin produk kami, saya juga ketemu banyak teman baru dari komunitas lain. Rasanya seperti satu keluarga besar pemuda Bojonegoro," ungkapnya dengan gembira.
Bagi Feri, kegiatan seperti ini bukan hanya ajang tampil, tapi juga kesempatan belajar.
"Dari sini saya banyak belajar tentang cara promosi, juga dapat inspirasi dari stand-stand lain. Tahun depan pasti saya mau ikut lagi," ujarnya semangat.
Keikutsertaan para pemuda seperti Feri menjadi bukti nyata bahwa BYF bukan sekadar festival tahunan, melainkan ruang tumbuh bersama untuk mewujudkan Bojonegoro yang kreatif, kolaboratif, dan berdaya. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published