Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Asap tipis mengepul dari drum logam di lapangan voli dekat Gedung KPRI Sejahtera, Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem. Di sekelilingnya, puluhan anggota Satlinmas tampak sigap memegang kain basah, sebagian lainnya menyiapkan alat pemadam api ringan. Di bawah terik matahari, mereka antusias mencoba teknik memadamkan api, yakni belajar langsung dari petugas Damkarmat Bojonegoro.
Kegiatan itu merupakan bagian dari Peningkatan Kapasitas SDM Satlinmas yang digelar oleh Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Selasa (11/11/2025). Pelatihan ini diikuti seratus peserta dari 23 desa di Bojonegoro, sebagai upaya membangun desa tanggap dan sigap menghadapi potensi bencana.
Kasi Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Akmal Ismail, menyampaikan materi tentang Peran Krusial Petugas Keamanan dalam Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Ia menjelaskan pentingnya memahami konsep segitiga api, yakni oksigen, bahan bakar, dan panas, sebagai dasar dari setiap tindakan pemadaman.
"Untuk memadamkan api, satu dari tiga unsur itu harus dihilangkan. Tapi sebelum bertindak, kita harus tahu dulu apa yang terbakar, karena setiap jenis api punya cara penanganan yang berbeda," jelasnya di hadapan peserta.
Akmal juga berharap pelatihan ini tidak berhenti di tingkat kabupaten saja, melainkan diteruskan hingga ke tingkat desa agar masyarakat lebih berani dan terlatih menangani kebakaran kecil.
"Kalau masyarakat tahu cara yang benar sejak awal, api kecil tidak akan menjadi besar. Ini sangat membantu kami di lapangan," tambahnya.
Sesi praktik menjadi bagian paling menarik. Para peserta diajak mencoba metode isolasi api menggunakan kain basah, mempraktikkan teori yang baru saja dipelajari. Api yang semula berkobar, perlahan padam disambut tepuk tangan riuh para peserta.
Salah satu di antaranya, Suwarno, Ketua Linmas Desa Megale Kecamatan Kedungadem, mengaku pelatihan ini memberi pengalaman baru bagi dirinya dan rekan-rekan Linmas di desa.
"Rasanya senang bisa belajar langsung memadamkan api. Semoga lingkungan kami selalu aman, tidak ada kebakaran atau bencana lain," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Satpol PP Jatim, Satpol PP Bojonegoro bersama Damkarmat Bojonegoro menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Bukan hanya menjaga ketertiban, Satlinmas kini juga dibekali kemampuan tanggap darurat untuk menciptakan desa sigap dan tangguh bencana di Bojonegoro. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published