Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Pergantian jabatan bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi penanda berlanjutnya tanggung jawab dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan. Momentum itu tergambar dalam acara pisah sambut Kepala Seksi (Kasi) SMA dan SMK di lingkungan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro dan Tuban, Rabu (31/12/2025).
Dalam mutasi jabatan ini, terdapat tiga pejabat yang mengemban amanah baru di lingkungan Cabdindik Wilayah Bojonegoro dan Tuban, yakni Maskun, S.Pd., M.M. yang kini menjabat Kepala Cabdindik Wilayah Ponorogo dan Magetan; Unsa Hudiana, S.Pd., S.Kom. sebagai Kasi SMK Wilayah Bojonegoro dan Tuban; serta Devvy Yuniar, S.Si. sebagai Kasi SMA Wilayah Bojonegoro dan Tuban.
Kegiatan tersebut digelar di Aula SMK Negeri 2 Bojonegoro dan dihadiri Kepala Cabdindik Bojonegoro-Tuban Hidayat Rahman, mantan Kepala Cabdindik Wilayah Ponorogo–Magetan, serta seluruh satuan kerja pendidikan di wilayah Bojonegoro dan Tuban.
Mantan Kasi SMA Wilayah Bojonegoro dan Tuban, Maskun, menyampaikan bahwa mutasi jabatan yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan diperuntukkan sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Menurutnya, rotasi jabatan menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk menghadirkan kinerja yang lebih baik.
"Harapan saya untuk yang mengisi jabatan Kasi SMA yang baru, agar semakin lebih meningkatkan dan memperbaiki kualitas pendidikan. Karena, tugas ini merupakan tanggung jawab kita saat ini," kata Maskun, yang kini mendapat amanah sebagai Kepala Cabdindik Wilayah Ponorogo dan Magetan.
Tongkat estafet kepemimpinan tersebut kini dilanjutkan oleh Devvy Yuniar sebagai Kasi SMA Wilayah Bojonegoro dan Tuban. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tugas yang telah berjalan sekaligus melakukan pembenahan demi peningkatan mutu pendidikan di daerah.
"Kami tetap membutuhkan kontribusi dari seluruh Satker Cabang Dinas Wilayah Bojonegoro dan Tuban. Tentunya, saya pasti akan banyak meminta arahan dan masukan dari seluruh pihak," ujar Devvy Yuniar.
Sejalan dengan itu, Kasi SMK Wilayah Bojonegoro dan Tuban, Unsa Hudiana, juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat kerja sama dan semangat gotong royong. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam mencetak peserta didik yang unggul dan kompetitif.
"Mari kita ciptakan anak didik yang unggul dan mampu bersaing di tingkat Nasional, sehingga dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di Bojonegoro dan Tuban kedepannya," pungkasnya. [feb/mad]6
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published