Reporter: Muharrom
blokBojonegoro.com - Memulai tahun 2026, Aswaja Center PCNU Bojonegoro menggelar "Dauroh Aswaja" bersamaan dengan Naharul Ijtima' MWC NU Kanor, Minggu (4/1/2026) pagi. Acara berlangsung di TPQ Nurul Ulum, Desa Cangaan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Hadir perwakilan PCNU Bojonegoro, Wakil Syuriah KH. Syaifur Rochmah, Wakil Ketua KH. Agus Sholahuddin Sidiq dan Wakil Sekretaris Muhammad Abdul Qohhar.
Juga dari MWC NU Kanor Syuriah KH. Ali Baidlowi, Ketua MWC NU K. Chamami, selain itu Ketua Aswaja Center NU Ahmad Rifqi Azmi beserta tim. Hadir pula seratusan lebih perwakilan Ranting NU dan Banom se Kecamatan Kanor.
Dalam sambutannya, KH. Syaifur Rochmah berharap dengan dauroh ini akan ada pemahaman lebih lengkap mengenai Ahlussunnah Wal Jama'ah.
"PCNU Bojonegoro memberikan apresiasi atas kinerja Tim Aswaja Center yang telah bergerak ke bawah menggelar dauroh," jelas Gus Syaif, sapaan akrab kiai dari Pondok Pesantren Abu Dzarrin, Kendal, Kecamatan Dander, Bojonegoro.
Seperti diketahui, dauroh adalah program pendidikan atau pelatihan intensif dalam Islam yang fokus pada pendalaman ilmu agama. "Semoga dauroh bisa terus dilakukan di semua MWC NU se Kabupaten Bojonegoro, agar pemahaman Aswaja lebih lengkap," tegasnya.
Sementara itu Wakil Ketua KH. Agus Sholahuddin Sidiq mengawali Dauroh Aswaja dengan memahamkan soal cerita zaman Nabi Muhammad SAW dan para Sahabat Nabi.
"Dengan dauroh ini, harapannya ada pembaharuan pemahaman soal Aswaja yang selama ini jadi ideologi dan metode berpikir NU. Terutama dalam pedoman dalam akidah, ibadah dan muamalah," pungkasnya.
Terpisah, Ketua Aswaja Center NU Bojonegoro Gus Ahmad Rifqi Azmi yang juga Dosen Unugiri Bojonegoro membuka dauroh dengan pemahaman akidah, fiqih dan tasawuf.
"Prinsip dasar moderat (tawasuth), seimbang (tawazun), adil (ta'adul) dan toleran (tasamuh)," pungkasnya. [mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published