Jelang Ramadan 2025, Harga Cabai Rawit di Bojonegoro Melejit hingga Rp95 Ribu

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Harga cabai rawit di sejumlah pasar di Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan yang signifikan. Naiknya harga ini, disebabkan tingginya curah hujan selama beberapa pekan terakhir. Sehingga, menyebabkan pasokan stok menurun.

Pantauan di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro menunjukkan, menjelang puasa ramadan tahun 2025/1447 Hijriah ini, harga cabai rawit terus merangkak naik. 

Hal tersebut, diungkapkan salah seorang pedagang bahan pokok di Pasar Kota Bojonegoro, Sumiati. Menurutnya, kenaikan harga terjadi sejak pekan lalu. Bahkan, naiknya harga tersebut langsung signifikan.

“Seminggu terakhir naik. Minggu lalu masih Rp80 ribu per kilogram, sekarang naik lagi jadi Rp95 ribu per kilogram,” ungkap Sumiati, Rabu (11/2/2026).

Sumiati menjelaskan, jika normalnya harga cabai berkisar antara Rp30 sampai 40 riibu perkilogramnya. Ia memprediksi, harga cabai rawit masih berpotensi terus naik hingga mendekati Hari Raya Idulfitri mendatang.

Sebab, lanjut Bu Sum sapaannya, peningkatan permintaan biasanya terjadi karena banyak warga yang menggelar hajatan, baik menjelang puasa maupun menjelang lebaran.

“Sudah biasa, setiap mendekati Ramadan dan Idulfitri tiap tahun pasti seperti ini, terutama harga cabai,” tambahnya.

Meski harga naik, Sumiati mengaku penjualan cabai di kiosnya tahun ini masih cenderung landai. Bahkan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, kondisi pasar saat ini terbilang lebih sepi. 

“Tahun ini penjualannya landai-landai saja. Lebih ramai tahun lalu, sekarang justru sepi,” pungkasnya. [riz/mad]