Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro usai digelar. Muscab yang digelar di Hotel Dewarna ini, menghasilkan lima nama kandidat ketua PKB Bojonegoro yang kemudian dikirimkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Sabtu (4/4/2026).
Adapun lima nama tersebut, yakni Fauzan Fuadi yang kini menjabat Ketua DPC PKB Bojonegoro, Abdulloh Umar selaku Sekretaris DPC PKB Bojonegoro, Imam Sholikin dan Mustakim yang merupakan anggota DPRD Bojonegoro, dan Hj. Alviatun Muniroh.
Gus Halim sapaan karib dari Abdul Halim Iskandar itu mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi atas kelancaran jalannya musyawarah yang dinilai berlangsung demokratis dan aspiratif.
"Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan Muscab di DPC PKB Bojonegoro sudah berjalan dan selesai. Menghasilkan lima bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten Bojonegoro,” ungkap Gus Halim dalam konferensi pers usai Muscab.
Gus Halim menjelaskan, kelima nama yang dihasilkan dalam Muscab tersebut, selanjutnya akan dikirimkan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB untuk menjalani proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut.
"Untuk dilakukan verifikasi, pendalaman track record, serta evaluasi kinerja selama ini. Hal ini penting untuk menentukan apakah mereka layak ditetapkan sebagai calon resmi," jelasnya.
Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif ini menegaskan, kewenangan penetapan calon sepenuhnya berada di tangan DPP PKB. Bahkan, tidak menutup kemungkinan muncul nama baru di luar hasil Muscab apabila dinilai diperlukan.
"Keyakinan saya, kelima nama ini akan turun semua sebagai calon untuk mengikuti tahapan selanjutnya,” tegasnya.
Bagi kandidat yang nantinya ditetapkan sebagai calon resmi oleh DPP, lanjut Halim, mereka wajib mengikuti dua tahapan seleksi melalui Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
UKK tahap pertama akan berfokus pada asesmen yang dilakukan oleh pihak ketiga dengan pendekatan ilmiah. Sementara UKK tahap kedua akan dilaksanakan oleh internal DPP dengan pendekatan komitmen dan politik.
"Dari hasil dua pendekatan ini, DPP akan menyaring secara ketat hingga mengerucut menjadi satu nama terpilih sebagai Ketua DPC PKB Bojonegoro periode 2026-2031,” bebernya.
Perihal jadwal penetapan, Gus Halim memperkirakan proses di tingkat pusat tidak akan memakan waktu lama. Ia memperkirakan, penetapan sebagai calon ini, akan turun dalam kurun waktu 3 sampai 4 hari kemudian.
"Setelah itu baru masuk tahapan UKK. Kemudian, sekitar 3 sampai 4 hari pasca UKK kedua selesai, akan turun nama ketua terpilih,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published