Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Koordinator Wilayah (Korwil) 2 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) yang meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan menggelar kegiatan halal bihalal bersama jajaran pengurus dan pemangku kebijakan pendidikan, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Perkuat Ukhuwah Islamiyah untuk Meraih Kemenangan Idul Fitri yang Penuh Berkah” ini dipusatkan di Aula Bamusy DPRD Bojonegoro dan berlangsung penuh keakraban.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama Bojonegoro, H. Amanulloh, Kakan Kemenag Tuban Hj. Umi Kulsum, Kakan Kemenag Lamongan H. M. Muhlisin Mufa, serta jajaran Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) dari masing-masing daerah. Selain itu, turut hadir Ketua PD IGRA Bojonegoro, Tuban, Lamongan beserta para pengurus.
Ketua Korwil 2 IGRA, Hj. Istiana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi antar guru RA di tiga kabupaten.
Ia mengajak seluruh anggota IGRA untuk menjadikan halal bihalal sebagai sarana meningkatkan kekompakan dan semangat dalam mendidik generasi usia dini.
"Melalui momentum ini, mari kita perkuat kebersamaan, meningkatkan sinergi, kekompakan serta menumbuhkan semangat dalam mendidik generasi usia dini dengan penuh cinta, kesabaran dan keikhlasan," ungkap Hj. Istiana dalam sambutannya.

Ia berharap kegiatan tersebut membawa ridho dan berkah dari Allah SWT serta dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kakan Kemenag Lamongan, H. M. Muhlisin Mufa, menekankan pentingnya menjaga tradisi silaturahmi sebagai bagian dari kekuatan organisasi. Ia menyebut, kegiatan seperti ini perlu dijaga konsistensinya agar tetap menjadi ruang koordinasi dan penguatan kinerja.
"Semoga pertemuan ini membawa manfaat dan semakin mempererat silaturahmi bagi kita semua," tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Kakan Kemenag Tuban, Hj. Umi Kulsum. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan mendorong agar sinergi antar komponen pendidikan terus ditingkatkan.
Menurutnya, kemajuan madrasah tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari kepala madrasah, guru, yayasan, hingga komite.
"Kita harus bersama-sama mewujudkan madrasah yang maju, mandiri, dan berprestasi hingga tingkat global," tegasnya Hj. Umi Kulsum.
Pada kesempatan yang sama, Kakan Kemenag Bojonegoro, H. Amanulloh, mengingatkan pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menekankan bahwa guru harus terus mengembangkan kompetensi, penampilan, dan wawasan.
"Guru harus memiliki kompetensi (knowledge), penampilan (performance), dan sikap profesional agar mampu mencetak generasi yang unggul," tutur H. Amanulloh.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga silaturahmi serta meninggalkan jejak kebaikan yang bermanfaat bagi masa depan pendidikan.
Melalui kegiatan halal bihalal ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antar IGRA dan Kementerian Agama di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published