Pengirim: Giati Anisah*
blokBojonegoro.com - Komitmen peningkatan mutu pendidikan dasar, terus diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Salah satunya, Tim Dosen Unugiri Zumrotul Fauziah sebagai Ketua, Giati Anisah, dan Ahmad Manshur sebagai anggota, bekerja sama dengan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG-MI) Kecamatan Malo melaksanakan pengabdian, dukungan pendanaan dari LPPM 2026.
PkM berwujud pelatihan dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat bertajuk "Peningkatan Kapasitas Instruksional KKG MI Malo dalam Mengajarkan Bahasa Inggris melalui Pelatihan Penerapan Aplikasi English Language for Madrasah Ibtidaiyah (ELMI)" diikuti oleh 42 Guru MI Se-Kecamatan Malo.
Ketua PkM, Zumrotul Fauziah menyampaikan, bila pelatihan yang diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru, dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran untuk mendukung proses pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang Madrasah Ibtidaiyah.
Ia mengatakan, bila peserta pelatihan memperoleh pendampingan mengenai pemanfaatan aplikasi ELMI, yaitu aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris yang dikembangkan khusus untuk siswa kelas I MI dan telah diintegrasikan dengan nilai-nilai keislaman melalui cerita-cerita pendek.
“Aplikasi ini dirancang untuk membantu peserta didik menguasai kosakata (vocabulary) dan pelafalan (pronunciation) Bahasa Inggris melalui berbagai aktivitas belajar yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar,” ungkapnya.
Zia juga mengurai, bila berbantu aplikasi ELMI, guru dapat memanfaatkan media digital tersebut sebagai sarana pembelajaran yang lebih efektif. Sehingga, proses belajar Bahasa Inggris menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa.
Praktik
Selain mendapatkan materi mengenai konsep pembelajaran Bahasa Inggris, Zia juga menandaskan, bila untuk anak usia dini, para peserta juga mengikuti sesi praktik langsung menggunakan aplikasi ELMI. Pada sesi itu, guru-guru mempelajari berbagai fitur aplikasi, strategi penerapannya dalam pembelajaran di kelas, serta cara mengintegrasikan aplikasi tersebut dengan kegiatan belajar yang aktif dan berpusat pada peserta didik.
Sementara, Pengawas Madrasah Kecamatan Malo, Taijudin, beri apresiasi atas sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan agar para guru senantiasa memperoleh wawasan dan keterampilan baru.
"Kegiatan kolaborasi antara Unugiri dengan KKG MI ini perlu terus dilanjutkan, agar guru-guru MI bisa mendapatkan ilmu-ilmu baru yang tentunya akan bermanfaat untuk pembelajaran di MI," ujar Taijudin.
Hal senada juga disampaikan Ketua KKG MI Kecamatan Malo, Nur Hidayati. Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim PkM Dosen Unugiri yang telah memilih KKG MI Malo sebagai mitra dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim dari UNUGIRI yang telah berkenan bermitra dengan KKG MI Kecamatan Malo. Pelatihan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi para guru, khususnya dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran Bahasa Inggris di Madrasah Ibtidaiyah," ungkapnya.
Kegiatan PkM yang berlangsung Sabtu (25/7/26), jadi bukti kehadiran Unugiri dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian memberi penguatan kapasitas pendidik agar berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
*Pengirim Anggota PkM UNUGIRI