Timnas Voli Putri Indonesia Bertumpu Pada Chelsa dan Rara untuk Raih Poin
Maradanti Namira dan Chelsa Berliana akan jadi tumpuan poin Timnas voli putri Indonesia di Asian Games 2026

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Jika melihat skuad Timnas voli putri Indonesia, yakni 12 nama anak asuh Marcos Sugiyama untuk Asian Games 2026, berat rasanya untuk bisa mendapatkan poin dari sektor penyerang. Sebab, dua event sebelumnya yang dijalani, opposite sekelas Arsela Nuari saja belum mampu berbicara banyak, apalagi nama Arsela tidak ada dalam rombongan yang dibawa ke Jepang nanti.

Seperti diketahui, Asian Games 2026 berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pasukan Timnas Indonesia diisi banyak barisan muda. Sebut saja dua opposite yang mengisi daftar ada Khanza Putri dan Azzahra Dwi Febyane. Tina Syifa akan memperkuat barisan outside hitter bersama Mediol Yoku, Putri Agustin dan Ersandrina Devega.

Untuk setter ada duet cantik Arneta Putri dan Ajeng Nur Cahaya, libero hanya Indah Guretno dan tiga middle blocker Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira dan Geofanny Eka.

Jika melihat nama-nama tersebut, bisa jadi poin-poin krusial dan maksimal akan bertumpu pada dua middle blocker Chelsa Berliana dan Rara, atau Maradanti Namira. Keduanya begitu dominan menyumbang poin pada SEA V Women's Cup 2026 Leg 1 dan 2, serta AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026

Otak atik formasi blokBojonegoro.com untuk prediksi 7 Pemain Utama Timnas Voli Putri di Asian Games 2026, opposite bisa jadi dipasang Azzahra Dwi Febyane, dengan dua outside hitter Mediol Yoku dan Ersandrina Devega, setter ada Arneta Putri, libero Indah Guretno, serta duet middle blocker Chelsa Berliana Nurtomo dan Maradanti Namira. [mad]