Diterjang Angin Kencang, Garasi SPPG di Bojonegoro Ambruk Timpa Belasan Kendaraan
Petugas bersama warga setempat gotong royong membersihkan reruntuhan bangunan garasi SPPG Jono, Kecamatan Temayang yang ambruk diterjang angin kencang (Foto: istimewa)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com — Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (4/11/2026) sore. Akibatnya, bangunan garasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Jono roboh hingga rata dengan tanah.

Nahas, bangunan yang beratapkan genteng tersebut ambruk dan menimpa sejumlah kendaraan yang terparkir di bawahnya. Berdasarkan data sementara, terdapat dua mobil operasional SPPG dan 10 sepeda motor milik karyawan yang tertimpa reruntuhan.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, rangka kayu dan genteng bangunan berserakan menutupi kendaraan. Warga sekitar pun berkerumun menyaksikan dan membantu membersihkan puing-puing bangunan yang roboh total tersebut.

Kepala Desa (Kades) Jono, Kecamatan Temayang, Henis Meindrawati, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, garasi dapur SPPG roboh setelah wilayah setempat dilanda hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 16.00 WIB.

"Benar, hujannya sekitar pukul 16.00 WIB tadi. Sepertinya tidak ada korban jiwa," ungkap Henis.

Sementara itu, Kapolsek Temayang, Iptu Ikhsan Jaelani, mengatakan bahwa bangunan garasi SPPG tersebut, roboh dan menimpa 12 kendaraan. Selain itu, angin kencang juga mengakibatkan sebuah pohon tumbang hingga melintang di badan jalan.

"Hujannya tidak seberapa, tapi anginnya bener-bener kencang ini tadi. Sekitar pukul 16.35 WIB. Sementara data yang masuk garasi SPPG menimpa sekitar 2 mobil operasional dan 10 motor karyawan," kata Iptu Ikhsan.

Pasca kejadian, jajaran Polsek Temayang bersama warga setempat langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas dan masyarakat bergotong royong membersihkan material bangunan serta ranting pohon yang tumbang.

"Saat ini, kami masih memberikan perbantuan evakuasi reruntuhan (di lokasi kejadian). Untuk kronologis lebih lengkap nanti kami informasikan lagi," pungkasnya. [riz/mad]