Musim Kemarau Picu Lonjakan Kebakaran di Bojonegoro, Capai 338 Kejadian
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro mencatat terjadi 338 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro mencatat terjadi 338 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Langkah strategis dilakukan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bojonegoro, terutama untuk memperkuat eksistensi Batik Bojonegoro sebagai warisan budaya daerah. Salah satu langkahnya dengan menjalin kolaborasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, menyoroti tren penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius karena terjadi ketika usia pemerintahan belum genap dua tahun.
Ratusan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Bojonegoro mengikuti pembinaan untuk meningkatkan daya saing produk hingga menembus pasar nasional dan internasional. Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bojonegoro tersebut digelar di Hotel Eastern, Selasa (21/7/2026).
Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 yang digelar Juni lalu, mulai dirasakan manfaatnya oleh para pelaku usaha batik. Usai event BWBF, pembelian dan permintaan batik Bojonegoro mengalami peningkatan. Momentum ini menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat pengembangan batik sebagai salah satu identitas budaya Kabupaten Bojonegoro.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mengunjungi Anjungan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dalam rangkaian Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro, pada Kamis (18/6/2026) lalu.
Rangkaian acara Closing Ceremony Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 berlangsung meriah pada Sabtu (20/6/2026) sore di Alun-Alun Bojonegoro. Event tahunan yang ketiga kalinya ini sukses menjadi motor penggerak ekonomi kreatif sekaligus panggung pelestarian budaya lokal.
Lomba Mendongeng Imajinasi tingkat SD/MI pada Jumat (19/6/2026) menjadi salah satu rangkaian kegiatan Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 yang digelar di Alun-Alun Bojonegoro. Mengusung tema “Kain Istimewa Pemberian Raja”, kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang tampil percaya diri membawakan dongeng di hadapan dewan juri.
Jumat (19/6/2026), wajah-wajah penuh semangat tampak dari para pelajar peserta Lomba Mewarnai dalam rangkaian Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026. Di tangan mereka, pensil warna dan alat gambar bukan sekadar perlengkapan lomba, melainkan media untuk menumpahkan semangat, kreativitas, sekaligus kecintaan terhadap batik khas daerah.
Banyak produk maupun pelayanan yang ada di Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-alun Kota Bojonegoro. Tidak hanya itu, ada pijat refeleksi tunanetra anggota PDKB, Alek, Imron dan Ali. Per 10 menit hanya Rp20.000. Harga terjangkau itu cukup menemani pengunjung yang ingin beristirahat dan bersantai sejenak.