Skip to main content

Category : Tag: Data


Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional

Pentingnya DTSEN Sebagai Dasar Arah Kebijakan Daerah

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sangat penting untuk dasar kebijakan daerah. Data tersebut mencakup kondisi kemiskinan, pengangguran, anak tidak sekolah, kepemilikan dan luasan tanah atau sawah masyarakat, hingga data pertumbuhan ekonomi daerah.

Bawaslu Bojonegoro Evaluasi Pengawasan PDPB Triwulan IV, Temukan 100 Data Pemilih Bermasalah

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV pada Senin (15/12/2025) sore, di Kantor Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan kualitas dan akurasi data pemilih pasca tahapan pemilihan.

DTSEN di Bojonegoro

Bimtek Pemutakhiran DTSEN, Jadi Fondasi Pelaksanaan Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Sabtu (13/12/2025), yang dipusatkan di Sekolah Model Terpadu (SMT) Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat basis data sosial ekonomi yang akurat sebagai fondasi perencanaan dan penyaluran program pembangunan.

Integrasi Data Pernikahan, Kemenag–PA Bojonegoro Resmikan Kerja Sama Bersama Enam Lembaga

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro menegaskan langkah strategis dalam melindungi perempuan dan anak melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro dan lima mitra organisasi keagamaan serta pendidikan. Penandatanganan yang berlangsung pada Jumat (5/12) di ruang PTSP PA Bojonegoro, disaksikan langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H.

Bojonegoro Menetapkan Dana Abadi Pendidikan Pertama di Indonesia: Tonggak Baru Tata Kelola Migas untuk Generasi Mendatang

Penetapan Dana Abadi Daerah Bidang Pendidikan Kabupaten Bojonegoro pada 26 November 2025 menjadi penanda penting dalam sejarah tata kelola keuangan daerah di Indonesia. Untuk pertama kalinya, sebuah kabupaten memiliki kebijakan dana abadi yang secara khusus ditujukan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan lintas generasi. Ini bukan sekadar keputusan fiskal, tetapi sebuah langkah strategis yang menunjukkan keberanian Bojonegoro dalam memastikan kekayaan migas tidak habis bersama waktu, melainkan diwariskan sebagai modal pengetahuan bagi generasi mendatang.

Info Warga Miskin Bojonegoro

Turun Jadi 11,49%, Warga Miskin Bojonegoro Setara 144,900

Warga miskin di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami penurunan. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro, periode 2024 hingga September 2025 jumlah warga miskin berkurang 2.430 jiwa, atau menjadi 11,49% dari periode sebelumnya sebesar 11,69%.

Menapak Jalur Baru Gunung Pandan via Banyu Kuning: Potensi Wisata Tersembunyi di Selatan Bojonegoro

Gunung Pandan perlahan mencuri perhatian para pencinta alam. Terletak di ujung selatan Kabupaten Bojonegoro, gunung setinggi 897 meter di atas permukaan laut ini tak hanya menyajikan keindahan lanskap pegunungan, tetapi juga menyimpan potensi wisata yang belum banyak dijamah. Khususnya melalui jalur alternatif pendakian dari Desa Krondonan, Kecamatan Gondang-sebuah rute yang masih jarang diketahui namun menyimpan pesona tersendiri.

Kemiskinan di Bojonegoro Hanya Turun 150 Jiwa dari 153,25 Ribu Jiwa

Meski menjadi salah satu daerah yang memiliki APBD jumbo dibanding dengan daerah lain, lantaran Bojonegoro Jawa Timur memiliki sumberdaya alam yang melimpah terutama minyak dan gas (migas) sehingga jadi penyokong 25 persen Migas nasional, masyarakat Bojonegoro belum sepenuhnya terlepas dari jeratan kemiskinan.