Awal Tahun Harga Cabai Merangkak Rp42 Ribu
Awal tahun 2019 harga cabai di Pasar Tradisional Desa/Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro terpantau merangkak naik. Cabai tersebut adalah cabai sejenis jempling.
Awal tahun 2019 harga cabai di Pasar Tradisional Desa/Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro terpantau merangkak naik. Cabai tersebut adalah cabai sejenis jempling.
Akhir bulan September tahun 2018 ini, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional terpantau relatif stabil. "Harganya masih normal dari sepekan yang lalu, untuk kedepannya semoga tidak naik," ungkap salah satu pedagang sembako di pasar tradisional Kecamatan Sumberrejo, Yasin, Sabtu (29/9/2018).
Harga cabai di pasaran saat ini terpantau turun pasca lebaran idul fitri, disamping karena stok yang ada masih cukup juga dilatarbelakangi permintaan masyarakat tidak banyak.
Bulan suci ramadan tinggal setengah bulan lagi. Tentu apabila mengaca pada tahun-tahun sebelumnya momen puasa ini bisa mengerek harga-harga yang ada di pasaran, karena permintaan dari masyarakat cukup tinggi.
Cara tradisonal yang dilakukan oleh sebagian warga Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, untuk mengeringkan cabai tidaklah sia-sia pada kurun waktu dua bulan yang lalu. Cara tersebut dilakukan warga untuk mensiasati jika harga cabai sewaktu-waktu melonjak tinggi.
Menjelang moment Natal yang tinggal beberapa hari, harga kebutuhan bumbu dapur di pasar tradisional mulai naik. Kenaikan saat moment seperti ini memang sudah menjadi hal yang biasa.
Sebagian tanaman cabai milik petani di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro masih masuk musim panen. Namun petani merasa tbelum puas lantaran harga cabai tak kunjung membaik.
Harga cabai rawit di pasaran terpantau masih cukup tinggi, hal itu membuat para petani yang menanam cabai berharap harga tersebut bisa terus naik hingga tanaman mereka siap panen.
Harga cabai di pasaran saat ini mulai berangsur turun, meski masih terpantau tinggi. Seperti cabai merah dari yang sebelumnya dijual diharga Rp140.000 perkilogram turun menjadi Rp110.000 perkilogram. Penurunan ini sudah terjadi sejak sepekan.