Ha..! Pilar Jembatan Jalur Nasional Retak?
Curah hujang yang cukup tinggi di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro, berakibat rusaknya jembatan penghubung jalan nasional arah Kabupaten Ngawi, tepatnya jembatan Kalirejo yang berada di Kecamatan Ngraho.
Curah hujang yang cukup tinggi di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro, berakibat rusaknya jembatan penghubung jalan nasional arah Kabupaten Ngawi, tepatnya jembatan Kalirejo yang berada di Kecamatan Ngraho.
Jembatan anak sungai Bengawan Solo yang berada di Kelurahan Jetak Kota Bojonegoro, tepatnya berada di barat bundaran Jetak menuju arah ke Cepu berlubang dengan lebar hampir 30 centimeter yang disertai retakan sekitar 1 meter.
Pembangunan jembatan penghubung antara Kota Bojonegoro, dengan Kecamatan Trucuk yang melintasi sungai Bengawan Solo ditargetkan selesai pada akhir bulan Maret ini. Hingga sampai saat ini, jembatan yang dikerjakan oleh PT Bintang Sembilan Indah tersebut sudah mencapai 85 persen.
Meski jembatan ini sudah berumur tua, namun masih menjadi daya tarik tersendiri. Yaitu sebagai tempat liburan dan berfoto.
Molornya jembatan baru penghubung Kota Bojonegoro dengan Kecamatan Trucuk yang berada di pertigaan lampu merah jalan MH. Tamrin, pengerjaannya molor dari tarjet. Pelaksana proyek dijadwalkan pengerjaan selesai akhir Maret, jika belum selesai juga rekanan terancam diblacklist.
Pengerjaan proyek jembatan Bojonegoro-Trucuk atau jembatan Sosrodilogo dipastikan molor. Molornya pengerjaan tersebut karena pemasangan kawat bentang hingga kini belum dilaksanakan.
Jembatan mini di sebelah wahana Dander Waterpark rencananya akan mulai dibuka pada libur Natal dan Tahun Baru. Sebab, saat ini, Jumat, (15/12/2017) pembangunan jembatan itu sudah hampir rampung 100 persen.
Rencana pembangunan wisata di sebelah Dander Waterpark terus berjalan. Saat ini jembatan mainan yang melintas di atas sungai setempat sebagian sudah hampir rampung.
Meskipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengklaim akhir Desember 2017, jembatan Sosrodilogo akan selesai pengerjaannya, namun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro pesimis rencana itu terealisasi.
Pengerjaan proyek jembatan Kecamatan Trucuk dengan Kota Bojonegoro diklaim akhir Desember 2017 akan selesai dikerjakan. Bupati Bojonegoro, Suyoto mengharapkan jembatan yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat itu dapat menjadi lokasi wisata.