Skip to main content

Category : Tag: Kekerasan


Siswa SMP di Bojonegoro Jadi Korban Kekerasan Kakak Kelas, Orang Tua Lapor Polisi

Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, DDP (12) diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan kakak kelasnya, yakni B (14). Akibat kejadian itu, DDP mengalami pendarahan di area hidung hingga dilarikan ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

AKBP Yenni Tegaskan Tak Akan Ada Intimidasi untuk Jurnalis Bojonegoro

Dugaan pengancaman pembunuhan terhadap dua jurnalis Tuban oleh salah satu perwira Polri di Polresta Tuban menjadi preseden buruk bagi kebebasan pers. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga profesionalitas dan independensi jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik.

LPA Bojonegoro Dorong Kolaborasi Cegah Kekerasan Anak Lewat FGD Hari Anak Nasional

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Bojonegoro menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Anak" di Ruang Banmus DPRD Bojonegoro, Kamis (30/7/2026). Kegiatan dalam rangka Hari Anak Nasional ke-42 ini mempertemukan pemerintah daerah, DPRD, organisasi masyarakat, akademisi, hingga pegiat perlindungan anak untuk menyusun langkah konkret menekan angka kekerasan terhadap anak di Bojonegoro.

Dorong Masjid Berstandar RIRA, Jadi Pusat Pembentukan Karakter Anak

Pemkab Bojonegoro mendorong masjid menjadi pusat pembentukan karakter, iman, dan benteng perlindungan anak. Yakni dengan menggelar kegiatan Pembinaan Standardisasi Masjid menuju Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa (23/6/2026).

Tak Ikut Pramuka, Siswa SMK di Bojonegoro Dipukul Guru Hingga Memar

Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Diponegoro di Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, berinisial SW, menjadi korban kekerasan oleh oknum guru. SW mengalami luka memar di bagian punggung setelah dipukul menggunakan stik drum, lantaran tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka, Senin (26/1/2026).