Skip to main content

Category : Tag: Rsud


Alat Deteksi Dini Covid-19 di Bojonegoro Masih Minim

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Triguno Sudjono Prio menyatakan jumlah lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro yang meningkat cukup signifikan. Hal itu juga tak terlepas dari minimnya alat polymerase chain reaction (PCR) yang dimiliki oleh RSUD di Bojonegoro.

Membaca Peluang Jurusan Farmasi Era Society 5.0, UNU Sunan Giri Selenggarakan Webinar

Berbicara tentang peluang, setiap orang pasti mendambakannya. Apalagi bagi calon sarjana khususnya jurusan farmasi, peluang tentu sangat diharapkan dan dibutuhkan. Menjawab keresahan tersebut, UNU Sunan Giri Bojonegoro selenggarakan Webinar Kefarmasian yang bertema “Peluang Lulusan Tenaga Kesehatan di Era Society 5.0”. Webinar tersebut dilangsungkan melalui Zoom Meeting, Kamis (1/7/2021).

RSUD Bojonegoro Buka Lowongan Nakes Relawan Covid

Dalam upaya penanganan covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro, membuka rekrutmen relawan Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 99 formasi yang terdiri atas tenaga dokter umum, perawat dan bidan.

RSUD Bojonegoro Terpilih Jadi Finalis Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Layanan Inovasi Rujukan Terintegrasi Infark Miokard dan Kasus Emergency Jantung Dengan Penanganan Komprehensif atau RITMIK ENERJIK merupakan solusi untuk penanganan kasus kegawatan darurat jantung khususnya sindrom koroner akut secara tepat dan akurat, serta berbasis jejaring (networking).

Pasien Covid Di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Meningkat

Banyaknya kasus Covid yang semakin meningkat di Bojonegoro, salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. RSUD telah mengklaim pasien Covid yang dirawat di tempatnya tersebut mengalami peningkatan. Tercatat ada 64 pasien Covid hingga saat ini.

Pengabdian Masyarakat FK. UNAIR-Psikiatri Anak dan Remaja

Pengembangan Kemampuan Pengasuhan Orang Tua dari Anak Berkebutuhan Khusus di Bojonegoro

Anak adalah harapan bagi ibu, ayah, keluarga, sekolah, lingkungan, dan masyarakat dalam menentukan masa depan bangsa. Upaya kesehatan tumbuh kembang anak adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan sosial anak yang harus dipersiapkan sejak masa perkembangan anak dalam kandungan sampai dengan proses kelahiran anak, dimana 1000 hari pertama merupakan periode emas dalam proses tumbuh kembang anak. Dalam periode emas ini, pengasuhan yang baik menjadi sangat diperlukan bagi proses tumbuh kembang anak menuju masa remaja dan dewasa. Pendidikan dan pengalaman pada usia dini anak akan menentukan temperamen anak yang merupakan cikal bakal pembentukan kepribadian anak saat dewasa. Setiap anak berhak untuk mendapatkan perhatian dan pengasuhan yang baik dan benar dari ibu, ayah, dan anggota keluarganya, termasuk untuk anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus pun layak mendapatkan perhatian dari keluarga, dicintai, dilibatkan, dan selalu mendapatkan pujian saat anak berprestasi untuk berkembang menjadi pribadi yang tetap berkualitas dalam hidupnya sehingga meningkatkan keharmonisan keluarga dan menciptakan lingkungan yang nyaman.