HUT SMKN 2 Bojonegoro ke-50
Puluhan Fans OM Adella Luar Bojonegoro Ikut Bergoyang
Dalam acara HUT SMKN 2 Bojonegoro yang mendatangkan Orkes Melayu (OM) Adella, hadir beberapa fans OM Adella. Puluhan fans tersebut, tampak ikut bergoyang.
Dalam acara HUT SMKN 2 Bojonegoro yang mendatangkan Orkes Melayu (OM) Adella, hadir beberapa fans OM Adella. Puluhan fans tersebut, tampak ikut bergoyang.
Ada kenangan manis yang tidak terlupakan saat masuk ke SMKN 2 Bojonegoro bagi salah satu alumni tahun 1998, Edi Afrianto.
Seribuan alumni dan siswa memadati acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 tahun Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Bojonegoro, yang sebelumnya juga digelar jalan santai.
Sebanyak 20 peserta Pelatihan Program Kecakapan Kerja (PKK) Komputer Desain Grafis yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Profesi dan Manajemen (LP2M) Kusuma Bangsa Bojonegoro, mengikuti penutupan program, Senin (5/2/2018).
Setelah tiga hari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro melakukan verifikasi partai politik (Parpol). Namun parpol yang diverifikasi itu jika masih ada kekurangan, akan diberikan kesempatan untuk perbaikan.
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis pertalite mengalami kenaikan yaitu Rp100 dari harga semula Rp7.500 menjadi Rp7.600 per liter.
Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) tahun 2015 dan berdasarkan Inflansi Serta PDB Nasional sebanyak 8,71%, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bojonegoro tahun 2018 resmi menjadi Rp1.720.460.
Berbagai rangkaian acara untuk memperingati malam pergantian tahun dari 2017 menuju 2018 sudah dipersiapkan. Ada beberapa lokasi hiburan yang bisa dikunjungi masyarakat untuk merayakan malam Tahun Baru 2018 namun tidak disertai dengan pesta kembang api.
Kelas Motivasi yang dinaungi oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At-Tanwir Talun Sumberejo, Bojonegoro, adakan kunjungan ke SMKN 2 Bojonegoro, Sabtu (16/12/2017). Kunjungan tersebut, dalam rangka Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diadakan oleh Ekstrakulikuler Pecinta Alam SMKN 2 Bojonegoro.
Usaha dan upaya bakal calon perseorangan, Sukir, untuk mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dipastikan gagal. Setelah persyaratan yang diumumkan sesuai peraturan KPU tidak dipenuhi ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bojonegoro itu.