Besaran Sementara DD, Bisa Dijadikan Acuan RKP
Meski besaran Dana Desa (DD) tahun 2019 masih belum final. Namun, sudah bisa dijadikan acuan untuk menyusun Rancana Kerja Pemerintah (RKP) Desa.
Meski besaran Dana Desa (DD) tahun 2019 masih belum final. Namun, sudah bisa dijadikan acuan untuk menyusun Rancana Kerja Pemerintah (RKP) Desa.
Tahun ini besaran Dana Desa (DD) mengalami kenaikan dibandingkan besaran DD pada tahun lalu. Kenaikan DD tersebut sekitar Rp49,3 miliar lebih.
Kasus dugaan korupsi menyeret Kepala Desa (Kades) Sukosewu, WPN. Ada tiga item anggaran yang diselewengkan berasal dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro memastikan jika Anggaran Dana Desa (ADD) cair hari ini, Rabu (26/12/2018).
Anggaran Dana Desa (ADD) 2018 telah cair 100 persen. Hal itu menyusul dicairkannya ADD tahap tiga oleh Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro sebanyak Rp47.416.399.640 atau 25%.
Dalam rangka mensukseskan pembangunan desa, malalui Program Inovasi Desa (PID) menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda Nawa Cita dalam RPJMN 2015-2019. Sehingga bentuk kegiatan PID, salahsatunya Bursa Inovasi Desa (BID) yang akan disemarakkan di GOR Dabonsia Dander Bojonegoro, Selasa (18/12/2018).
Polres Bojonegoro telah melimpahkan berkas perkara terkait dugaan kasus korupsi Dana Desa (DD), Desa/Kecamatan Sukosewu, WP, kepada Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro.
Penampilan Haddad Alwi di hadapan ratusan masyarakat Bojonegoro dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) dan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 terasa begitu istimewa. Meski hadir dalam konsep sholawatan yang sederhana, namun penampilan Haddad Alwi sukses membuat penonton larut dalam suasana.
Anggaran Dana Desa (ADD) tahap ke 2 tahun 2018 telah talah dicairkan ke masing-masing desa di Kabupaten Bojonegoro.
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, telah mencairkan Anggaran Dana Desa (ADD) tahap ke dua.