Nanas, Buah Paling Dicari Saat Idul Adha
Momen Hari raya idul adha pastinya tidak lepas dari gunungan daging yang melimpah, kerap para Ibu Rumah Tangga (IRT) memasak beraneka ragam jenis daging tersebut.
Momen Hari raya idul adha pastinya tidak lepas dari gunungan daging yang melimpah, kerap para Ibu Rumah Tangga (IRT) memasak beraneka ragam jenis daging tersebut.
Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2019, Selasa (30/7/2019), Dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga berencana (DP3AKB) Bojonegoro, menggelar seminar di Pendopo Malowopati Bojonegoro.
Ribuan Calon Jemaah Haji (CJH) Bojonegoro, melakukan manasik haji yang dilaksanakan di Halaman Gedung Serbaguna Bojonegoro, Kamis (27/6/2019). Manasik tersebut dilaksanakan guna melihat kesiapan para jemaah dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pemanasan global mengintai dunia, termasuk juga mengintai Bojonegoro, terlebih lagi dengan julukan Kota Minyak tentu karena banyaknya aktivitas pengeboran di Kota Ledre sebutan lain Bojonegoro.
Musim kemarau di Kabupaten Bojonegoro sekarang ini tidak seperti biasanya, karena suhu di Kota Ledre melebihi suhu rata-rata di Jawa Timur. Ternyata, penyumbang suhu panas dari Bojonegoro barat.
Musim kemarau menjadikan suhu di Kabupaten Bojonegoro semakin panas. Suhu udara yang biasanya hanya sekitar 25 derajar celcius, kini bisa mencapai 43 derajat celcius saat siang hari, tepatnya mulai pukul mulai pukul 11.00 Wib hingga puncaknya pukul 15.00 Wib.
Terkadang para ahli diet menyarankan kita untuk mengurangi konsumsi nanas karena kandungan gulanya yang tinggi. Segelas nanas bisa mengandung sekitar 16 gram pemanis. Padahal, hal itulah yang dibutuhkan para atlet untuk tetap memiliki " bahan bakar" yang cukup. Ahli gizi olahraga dari Boston, Jules Hindman menjelaskan, nanas memiliki kandungan pemanis sederhana dengan jumlah yang tepat untuk menjaga cadangan glikogen para atlet.
Banyak cara untuk memperkenalkan anak tentang tata cara beribadah, salah satunya adalah belajar melakukan manasik haji. Hal itu dilakukan oleh siswa Madrasa Ibtidaiyah (MI) An Nur Dander kemarin, di Lapangan desa setempat.
Beberapa hari terakhir, matahari di atas Kota Bojonegoro bersinar sangat terik. Tak pelak membuat sebagian warga mengeluh karena cuaca panas tersebut.
Banyak faktor yang menyebabkan suhu panas di Kabupaten Bojonegoro, tetapi ironisnya panas di Kota Ledre melebihi rata-rata suhu panas daerah yang ada di Jawa Timur. Hal itu diketahui setelah beberapa waktu lalu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro mengukur suhu Kota Ledre.