Bojonegoro Siaga Banjir
Masih Siaga, Debit Bengawan Solo Cenderung Turun
Mulai dini hari, Tinggi Muka Air (TMA) di Bojonegoro mulai menunjukkan tren turun. Meski begitu kondisi saat ini masih siaga kuning atau II.
Mulai dini hari, Tinggi Muka Air (TMA) di Bojonegoro mulai menunjukkan tren turun. Meski begitu kondisi saat ini masih siaga kuning atau II.
Luapan air Bengawan Solo yang menggenangi rumah warga Desa Ngulanan dan Ngablak Kecamatan Dander, tak membuat warga khawatir. Pasalnya dua desa tersebut sudah menjadi langganan banjir karena dekat dengan bengawan solo.
Air yang membanjiri kawasan Agrowisata Kebun Belimbing, Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, akibat Bengawan Solo meluap, tak mengganggung aktivitas yang ada di wisata tersebut.
Akibat Bengawan Solo meluap, proyek pembangunan groundsill di Bendungan Gerak Desa Ngringenrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, terpaksa dihentikan sementara, lantaran terendam banjir.
Luapan banjir Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro terus meluas. Data sementara dari BPBD setempat mencatat banjir telah menggenangi 1.225 rumah warga di 25 desa, enam kecamatan yakni Padangan, Kalitidu, Kapas, Trucuk, Kota, Balen dan Kanor.
Lahan yang ditanami buah belimbing dan jambu kristal terendam banjir di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kota Bojonegoro. Saat banjir menggenangi lahan tersebut, tampak petani sedang memanen jambu kristal yang ia tanam.
Luapan air dari bengawan solo mengakibatkan ratusan rumah warga di dua desa yakni Ngulanan dan Ngablak Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro terendam, dengan ketinggian air bervariasi.
Jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diminta tetap masuk pada hari libur Sabtu dan Minggu, untuk bersiaga dalam menghadapi banjir Bengawan Solo. Instruksi tersebut disampaikan oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto
Tinggi Muka Air (TMA) sungai bengawan solo di Kabupaten Bojonegoro terpantau terus naik. Sehingga masyarakat Kota Ledre yang terdampak banjir mulai mengungsi di Gedung Serbaguna Bojonegoro (GSB).
Sebagai antisipasi agar luapan air bengawan solo tidak meluber ke jalan raya atau wasuk ke dalam kota ledre, Badan Penganggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, menutup doorlat di sepanjang wilayah Kelurahan Jetak sampai Desa Sukorejo.