Skip to main content

Category : Tag: Arga


Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Harga

Harga komoditas jenis cabai rawit di Wilayah Kabupaten Bojonegoro kembali alami kenaikan. Padahal sebelumnya, harga cabai jenis rawit terpantau telah mengalami penurunan harga secara signifikan dari satu bulan terakhir ini.

Diduga Karena Korsleting, Rumah Warga Butoh Terbakar

Kebakaran yang terjadi, Minggu (13/10/2019) dinihari di Desa Butoh RT 06, RW 03, Kecamatan Sumberrejo diduga disebabkan akibat korsleting listrik. Akibatnya dua rumah mikik warga setempat ditaksir merugi hingga puluhan juta rupiah.

Bojonegoro Menerima Penghargaan ICSB Indonesia City Award 2019

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dinilai berhasil dalam memasarkan, mendorong peningkatan kualitas, serta membangun sistem UMKM. Sehingga menerima penghargaan ICSB Indonesia City Award 2019 dalam acara "Galang UKM Indonesia 2019" Senin (7/10/2019).

Akhir Pekan, Harga Cabai Rawit Turun Rp3000

Harga komoditas jenis cabai rawit di Wilayah Kabupaten Bojonegoro terus alami penurunan. Penurunannya pun terpantau signifigan dari minggu ke minggu di beberapa pasar yang ada di Bojonegoro.

Akhir Bulan, Harga Cabai Terus Terjun

Harga berbagai macam cabai di Kabupaten Bojonegoro, terpantau terus turun harga. Meski bulan lalu harga cabai sempat melejit hingga empat kali lipat dari harga sewajarnya.

Hingga Kini, Belum Ada Komunikasi Terkait Penambahan SR Baru

Keberadaan Jaringan Gas (Jargas) untuk Kabupaten Bojonegoro sebesar 10.000 Sambungan Rumah Tangga (SR) nanti akan diperuntukkan bagi yang ada di 3 kecamatan yakni Kota Bojonegoro, Ngasem dan Gayam. Namun Jargas tersebut bakal mulai dikerjakan di tahun 2020 mendatang.

Gerakan 18.21 di Bojonegoro

Kenapa Ada Gerakan 18.21?

Gerakan 18.21 yang digalakkan oleh Pemkab Bojonegoro belakangan ini dikarenakan perubahan lingkungan yang sangat cepat dan beragam. Terutama kehadiran revolusi industri 4.0 dan kecanggihan teknologi.

Ayo..! Gerakan 18.21 di Bojonegoro

Pada 10 September 2019 lalu, Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu'awanah mengirim surat kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat hingga Lurah/Kades se Kabupaten Bojonegoro. Intinya, untuk ikut sosialisasi "Gerakan 18.21".