Stok Kembali Melimpah, Harga Cabai Berangsur Turun
Sempat dipatok dengan harga Rp100.000 perkilogram, harga cabai merah di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro mulai berangsur turun menjadi Rp70.000 - Rp55.000 per kilogramnya.
Sempat dipatok dengan harga Rp100.000 perkilogram, harga cabai merah di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro mulai berangsur turun menjadi Rp70.000 - Rp55.000 per kilogramnya.
Setelah menjabat tiga tahun lima bulan dan 13 hari, Kepala Bapas Kelas II Bojonegoro, Dyah Wandansari resmi alih tugas ke LP wanita Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Tugasnya digantikan Supriyana dari Rutan Medaeng.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Rayon Bojonegoro terus melakukan pemeliharaan jaringan di sejumlah lokasi. Sehubungan dengan pekerjaan pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kilovolt, hari ini akan dilakukan pemadaman.
Meninggalnya Supar (51) asal Desa Jati Duwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, diyakini warga datang ke wilayah Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, sebagai penambang pasir.
Ditemukannya penambang pasir manual asal Kabupaten Jombang di Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang meninggal dunia di Bengawan Solo, sejauh ini masih meninggalkan trauma bagi penambang lain. Walaupun alasan utama tetap kondisi air bengawan yang fluktuatif.
Meski Ujian Nasional (UN) masih lama, penjualan buku panduan latihan UN sudah mulai melonjak. Kondisi ini dilihat stok buku UN di salah satu toko buku di Bojonegoro kehabisan stok dari salah satu penerbit.
Harga cabai di Pasar Kota Bojonegoro masih terus melambung. Harga cabai merah tembus Rp100.000 per kilogram, harga ini sudah terpantau turun dari yang sebelumnya dijual diharga Rp110.000 bahkan sempat berada di harga Rp120.000 per kilogram.
Kegiatan explorasi minyak dan gas (migas) di Sumur Albatros Putih-1 (ABP-1) oleh PT Pertamina Explorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu terus digenjot. Sumur yang diproyeksikan dengan kedalaman 2500 meter tersebut sudah memasuki trayek cassing.
Masyarakat yang menempati sekitar jalur PT.KAI di jalan pondok pinang Desa Sukorejo, yang tergabung Paguyuban Pewaris Bangsa (PPB) melakukan hearing dengan DPRD Kabupaten Bojonegoro. Para perwakilan warga menyampaikan beberapa keinginan masyarakat terkait penolakan rencana reaktifasi jalur Bojonegoro-Tuban.
Beberapa warga Sukorejo yang ada di sepanjang Pondok Pinang, mendatangi DPRD Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (13/1/2017). Para warga yang tergabung dalam Paguyuban Pewaris Bangsa (PPB) itu menyampaikan aspirasi terkait reaktifikasi jalur kereta Bojonegoro-Tuban.