Hari ke Lima, Korban Tenggelam Belum Ditemukan
Sampai hari ke lima, jenasah Winarto (35) warga Desa Tulungagung RT.09/RW.05, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo belum ditemukan.
Sampai hari ke lima, jenasah Winarto (35) warga Desa Tulungagung RT.09/RW.05, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo belum ditemukan.
“Jangan bertanya apa yang Negara berikan padamu, tanyakan apa yang telah kau berikan untuk negaramu,” kata John F Kennedy. Hal ini patut menjadi pemikiran mahasiswa dalam mewujudkan tri dharma perguruan tinggi. Sebagai mahasiswa asli Bojonegoro, kita berkewajiban ikut andil dalam pembangunan kabupaten.
Kondisi kesehatan tubuh mengalami naik turun seiring pertambahan usia dan juga gaya hidup. Masalahnya, sebagian gangguan itu dapat membuat kita merasa malu untuk mengungkapkannya.
Tim SAR BPBD Bojonegoro kembali melanjutkan pencarian warga Desa Tulungagung, RT.09/RW.05 Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Minggu (22/1/2017) sore.
Belakangan ini, tinggi muka air di Bengawan Solo menunjukkan tren fluktuatif. Walaupun sekarang di bawah siaga, namun hujan lebat disertai angin kencang bisa membuat air kembali naik. Hal itu membuat petani yang ada di bantaran ketar-ketir.
Selain harga cabai dan beras, harga bawang merah juga terpantau turun. Dari sebelumnya harga bawang merah di kalangan pedagang terpantau naik sampai Rp45.000 perkilogram, saat ini harga bawang merah turun menjadi Rp25.000/Kilogram.
Sempat meroket diharga Rp100.000 perkilogram, harga cabai merah di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro berangsur turun menjadi Rp60.000 per kilogramnya.
Awal tahun 2017 ini, pengajuan kredit di Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meningkat dibandingkan dengan pengajuan pada akhir tahun lalu. Rata-rata pengajuan kredit dilakukan oleh debitor yang sebagian besar berasal dari kalangan pedagang pasar, petani, dan beberapa kalangan lainnya.
Pertumbuhan investasi di Kabupaten Bojonegoro semakin menunjukan geliatnya. Tidak hanya pasar saham yang terus mengalami peningkatan indeks, pasar obligasi juga masih diminati para investor. Para investor beranggapan, masuk ke pasar obligasi tidak akan rugi karena masih lebih tinggi dari inflasi.
Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Bojonegoro yang akan dilaksanakan pada bulan April mendatang, dipastikan seluruh lembaga SMA dan SMK akan Berbasis Komputer (UNBK), baik untuk sekolah negeri maupun swasta.