Membangkitkan Membaca
Membangkitkan semangat membaca bagi penulis adalah bagian dari kontekstualisasi memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap tanggal 20 Mei.
Membangkitkan semangat membaca bagi penulis adalah bagian dari kontekstualisasi memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap tanggal 20 Mei.
"Medayoh ke Perpustakaan", itulah tema diskusi kecil penulis dengan Pimred blokBojonegoro.com (bB), di ruang baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dis Perpus Sip), Rabu (14/05/25). Tujuannya, ya ingin membangun gemar membaca saja.
Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Idulfitri. Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, staf, hingga para orang tua murid, berkumpul dalam acara halal bihalal yang digelar di Masjid At-Taqwa lantai dasar sekolah.
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK-Ormawa) yang dijalankan oleh mahasiswa United English College (UEC) IKIP PGRI Bojonegoro yang bekerja sama dengan Desa Sukoharjo telah resmi ditutup.
Berbicara tentang gerakan literasi tentu banyak cara untuk membangkitkan dan melestarikannya. Pada dasarnya, gerakan literasi tak melulu perihal literasi baca tulis semata. Melainkan, setiap individu dituntut untuk memahami dan menguasai 6 dasar literasi yaitu; Literasi budaya dan kewargaan, Literasi finansial, Literasi sains, Literasi numerasi, Literasi digital, dan Literasi baca tulis.
Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk membangkitkan geliat literasi. Seperti halnya yang dilakukan penggerak literasi di Bojonegoro ini misalnya. Agenda Diskusi Praktik Baik dengan melibatkan penggerak literasi, mulai dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Perpustakaan Desa (Perpusdes), hingga kelompok maupun komunitas literasi. Pembukaan Diskusi Praktik Baik dipusatkan di TBM Pandu Mukim kawasan Lemcadika, Kalianyar, Kapas Bojonegoro.
Salah satu calon wakil bupati (Cawabup) Bojonegoro, Farida Hidayati diduga melakukan bagi-bagi uang kepada warga saat menghadiri acara majelis sholawatan di Kabupaten Bojonegoro.
Dukungan untuk pasangan calon Setyo Wahono dan Nurul Azizah terus mengalir. Pagi tadi, giliran Takmir dan Marbot Masjid, Jemaah Tahlil serta Modin Wanita (Monita) menggelar dukungan terbuka.
Bakal calon bupati (Bacabup) Bojonegoro, Setyo Wahono melakukan silaturahmi dan meminta restu kepada putra dari pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Attanwir Talun, yakni KH. Nafik Sahal atau yang akrab disapa Gus Nafik, Rabu (11/9/2024).
Forum Alumni dan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Bojonegoro (FAAPB) menyerahkan dokumen "Rancang Bangun Bojonegoro Luwih Apik lan Resik" kepada Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, Setyo Wahono - Nurul Azizah.