Bojonegoro Hadapi Cuaca Ekstrem Hujan Terusan
Cuaca ekstrem akan melanda Kabupaten Bojonegoro selama tiga hari, yakni mulai Sabtu (14/12/2024) hingga Senin (16/12/2024).
Cuaca ekstrem akan melanda Kabupaten Bojonegoro selama tiga hari, yakni mulai Sabtu (14/12/2024) hingga Senin (16/12/2024).
Sejak pagi, Sabtu (14/12/2024), mendung tebal tampak menggelayut di langit wilayah Kabupaten Bojonegoro sebelah timur.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Hari ini, Rabu (14/2/2024) Indonesia menyelenggarakan hajatan pesta demokrasi yang digelar rutin 5 tahun sekali.
Peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Sidoarjo tentang ancaman cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Jawa Timur, mendapat perhatian khusus dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Malam nanti, Minggu (31/12/2023) menjadi momentum malam pergantian tahun 2023 ke tahun 2024 yang biasa dinanti masyarakat untuk merayakannya. Dari prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, cuaca pada malam pergantian tahun baru nanti berawan hingga hujan ringan.
Musim kemarau masih terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Bahkan, beberapa wilayah juga terjadi kekeringan ekstrim. Musim hujan pun tengah dinanti masyarakat.
Musim kemarau tahun 2023 ini, wilayah Indonesia diprakirakan akan lebih panjang dan kering dibandingkan 3 tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan oleh gangguan fenomena cuaca yang terjadi yaitu El-Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD).
Gempa magnitudo 4.0 yang mengguncang wilayah Bojonegoro dipastikan bukan dari aktivitas sesar kendeng. Namun, gempa ini akibat dari aktivitas sesar lokal.
Negara-negara di Asia Selatan mengalami dampak dari gelombang panas atau Heatwave sejak pekan lalu. Badan meteorologi di Bangladesh, Myanmar, India, China, Thailand dan Laos telah melaporkan kejadian suhu panas lebih dari 40 derajat celcius.