Keren..! 5 Buku Mahasiswa Kampus Ungu Terbit
Gairah berliterasi di Kampus Ungu, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro begitu tinggi. Itu terbukti dengan gerakan mengarah ke buku yang cukup konsisten.
Gairah berliterasi di Kampus Ungu, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro begitu tinggi. Itu terbukti dengan gerakan mengarah ke buku yang cukup konsisten.
Geliat literasi di Kampus Ungu, Sekolah Tinggi Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro terus bergairah. Di sudut-sudut kampus dipakai oleh karyawan, dosen dan mahasiswa untuk berdikusi tentang buku.
Banyaknya angka pernikahan di Kabupaten Bojonegoro, membutuhkan persedian stok buku nikah begitu banyak, sehingga Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, mengajukan tambahan buku nikah untuk tahun 2020 mendatang.
Persediaan buku nikah di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro, sempat menipis. Dengan kondisi tersebut, Kemenag meminta tambahan buku nikah ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jatim.
Belum lama promosi menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, Didik Farkhan Alisyahdi sudah kembali dapat jabatan baru. Kali ini sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Bali.
Mendapat hadiah buku “Jaksa Vs Mafia Aset†dari Sang Penulis, Didik Farkhan Alisyahdi, SH., MH, Walikota Tri Rismaharani terharu. Sebab, perjuangan keras untuk mendapatkan aset Negara, dalam hal ini Pemkot Surabaya, tergambar jelas dengan cara penulisan yang mudah dipahami.
Istimewa. Buku berjudul "Jaksa Vs Mafia Aset" karya Didik Farkhan Alisyahdi, SH., MH, hari ini, Selasa (27/8/2019) resmi dilauncing. Acara mendadak tersebut berlangsung di ruang Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.
Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, telah mengajukan penambahan buku nikah ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jatim. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi agar kekosongan buku nikah tidak terjadi di Bojonegoro.
Ketersediaan stok buku nikah di beberapa Kantor Urusan Agama (KUA) di Bojonegoro diprediksi tidak sampai akhir tahun 2019, oleh karenanya untuk memenuhi ketersedian stok buku nikah tersebut, KUA yang stoknya menipis telah mengajukan permintaan ke Kemenag Bojonegoro.
Kebiasaan membaca harus dilakukan sejak dini, tidak hanya anak saja tetapi orang tua juga harus ikut mendampingi. Sehingga Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) bersama Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Bojonegoro melakukan Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas buku), Sabtu (27/7/2019).