Pemerintah Maksimalkan Penanganan Covid-19, Masyarakat Dihimbau Tetap Tenang
Upaya pemerintah dalam menangani pasien Covid-19 terus dilakukan. Termasuk menghadapi penambahan kasus baru pasca libur panjang akhir tahun dan tahun baru 2021.
Upaya pemerintah dalam menangani pasien Covid-19 terus dilakukan. Termasuk menghadapi penambahan kasus baru pasca libur panjang akhir tahun dan tahun baru 2021.
aat ini, estimasi kebutuhan tempat tidur khusus untuk pasien Covid-19 naik sekitar 30 persen mengikuti estimasi kenaikan jumlah kasus aktif pasca libur panjang akhir tahun dan tahu baru yang lalu. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memerintahkan rumah sakit untuk menambah ruangan dan alokasi tempat tidur khusus pasien Covid-19 dari sebelumnya 10 persen, kini menjadi 30 persen.
Perkembangan harian penanganan Covid-19 Per 22 Januari 2021, pasien sembuh harian di berbagai daerah kembali bertambah sebanyak 8.357 orang. Tambahan meningkatkan pasien sembuh kumulatif menjadi 781.147 orang atau persentasenya di angka 80,9%.
Masih dalam kondisi pandemi dan angka terhadap orang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih saja meningkat, Polres Bojonegoro bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro menggelar screening donor plasma konvalesen di lingkungan Polres Bojonegoro, Jum’at (22/1/2021).
Pada tanggal 18 Januari 2021, Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen. Transfusi plasma Konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien COVID-19 bergejala berat dan kritis, sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian pada pasien COVID-19. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama dan rasa solidaritas yang tinggi masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya tersebut.
Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jumat (22/1/2021) ada sebanyak 140 orang.
Tren perkembangan peta zonasi risiko untuk Pulau Jawa dan Bali dalam kurun waktu 4 minggu terakhir, belum membawa perubahan signifikan membaik. Namun, masih diharapkan bahwa kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa - Bali yang telah diperpanjang hingga 8 Februari 2021, dapat menunjukkan hasil yang baik.
Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan bahwa tingginya kasus positif Covid-19 belakangan, bukan disebabkan munculnya varian baru virus Sars-Cov2 seperti yang muncul di Inggris. Hal ini kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, hal ini terbukti dari hasil pelacakan genum Sequencing oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.
Satgas Penanganan Covid-19 telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerapan Pelaksaanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa - Bali periode 11 - 18 Januari 2021. Yang meliputi 73 kabupaten/kota, terdiri dari 46 wajib PPKM dan 23 kabupaten/kota inisiatif daerah. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyatakan, hasil monitoring evaluasi inilah yang menjadi dasar perpanjangan PPKM yang akan dimulai pada 26 Januari hingga 8 Februari 2021.
Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak