Baru Rampung, Jalan BKKD Rp2,8 Miliar di Desa Klino Bojonegoro Dibongkar
Pembangunan jalan poros desa di Kabupaten Bojonegoro melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 resmi memasuki batas akhir pada 31 Maret 2025.
Pembangunan jalan poros desa di Kabupaten Bojonegoro melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 resmi memasuki batas akhir pada 31 Maret 2025.
Buntut kerusakan jalan aspal di Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro yang menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025 langsung mengundang Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak).
Proyek peningkatan jalan desa di Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro mengalami kerusakan. Padahal, jalan yang dibangun melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 baru rampung dikerjakan sekitar sebulan.
Jalan berlubang di jalur Bojonegoro–Babat, tepatnya turut Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, kembali memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal akibat kondisi jalan yang rusak tersebut, Senin (23/2/2026) pagi.
Pada tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengalokasikan dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) untuk pembangunan infrastruktur desa dengan nilai mencapai sekitar Rp757 miliar. Anggaran jumbo ini, diperuntukkan bagi peningkatan sarana dan prasarana di seluruh desa di Kabupaten Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, secara terbuka menyampaikan ketidakpuasannya terhadap proyek pembangunan trotoar di sejumlah ruas jalan protokol Kota Bojonegoro.