Masuk Musim Hujan, Dinas Kesahatan Himbau Waspadai DBD
Musim hujan sudah mulai terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kendati pun masih bersifat lokal, namun intensitasnya cukup mampu membuat genangan air.
Musim hujan sudah mulai terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kendati pun masih bersifat lokal, namun intensitasnya cukup mampu membuat genangan air.
Masuk pertama setelah libur Hari Raya Idulfitri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro mengadakan halal bi halal yang diisi dengan pengajian, Senin (10/6/2019). Hal itu dilakukan untuk memperkuat rasa pengadian dan dedikasi membantu masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mengimbau kepada para pemudik, untuk memanfaatkan pos layanan kesehatan yang disediakan secara gratis untuk beristirahat dan memeriksakan kesehatan selama perjalanan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro mengimbau agar masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyebaran cacar monyet yang saat ini menjadi perbincangan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro membentuk tim khusus untuk mengawasi Makanan dan minuman (Mamin) saat Bulan Ramadan. Tim khusus tersebut bertujuan untuk memperketat pengawasan kualitas pangan ke sejumlah lokasi sarana distribusi pangan di Kabupaten Bojonegoro.
Kasus Demam Berdarah (DB) dari bulan Januari hingga Februari 2019 mengalami penurunan. Dari angka 223 kasus 4 orang diantaranya meninggal, di bulan Februari menurun hingga 58 kasus.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro mencatat, selama periode Januari hingga Februari 2019 ada 281 warga Bojonegoro terjangkit Demam Berdarah (DB). Dari jumlah itu lima orang meninggal dunia.
Sudah menjadi topik perbincangan masyarakat Bojonegoro, saat musim hujan seperti ini Demam Berdarah Dangue (DBD) menjadi wabah yang yang menyerang berbagai lapisan masyarakat. Maka dari itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro gencarkan berbagai sosialisasi tentang DBD yang bertujuan mengajak masyarakat agar sadar lingkungan dan bebas DB.
Maraknya penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro belakangan ini, menjadikan banyak pihak turut membantu melakukan pembasmian nyamuk melalui pengasapan atau Fogging. Namun, banyaknya pihak yang turut membantu melakukan fogging menjadikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro melarangnya.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bojonegoro belum menerima aduan maupun laporan terkait dugaan pungutan liar (pungli) Pengangkatan Asisten Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Kabupaten Bojonegoro.