Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mencatat berbagai capaian strategis sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bojonegoro tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) resmi disahkan dan mulai berlaku. Dengan berlakunya regulasi ini, masyarakat, terutama perokok, wajib mematuhi larangan merokok di sejumlah ruang publik yang telah ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok.
Gedung Puskesmas Tanjungharjo yang berlokasi di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, terancam mangkrak. Sebab, gedung yang telah rampung dan menghabiskan Rp8,4 Miliar ini, diam-diam berdiri diatas kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
Kabupaten Bojonegoro bagian selatan saat ini memiliki pusat kesehatan, yaitu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temayang yang setara dengan rumah sakit kelas C. Kegiatan Soft Opening RSUD Temayang dilakukan langsung oleh Bupati Setyo Wahono didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah, kemarin.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mencatatkan capaian penting di sektor kesehatan. Saat ini, seluruh penduduk Kabupaten Bojonegoro telah terdaftar sebagai peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Pembekalan Kader Bojonegoro Membangun (KBM) Tahun 2025 di kompleks SMAN Model Terpadu (SMAN MT) dan SMPN Model Terpadu (SMPN MT) Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Senin (15/12/2025).
Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Bojonegoro kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Inovasi Pelayanan Terpadu Tuberkulosis milik Puskesmas Temayang, yang dikenal dengan nama PELTU Tatang, resmi masuk Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Jawa Timur (KOVABLIK) 2025, setelah sebelumnya lolos seleksi Top 99. Pengumuman tersebut disampaikan pada Jumat, 12 Desember 2025 di Fairfield Hotel Marriot Surabaya, menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam percepatan eliminasi TBC.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan pencapaian membanggakan tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diraih dalam bidang Pergerakan Masyarakat dalam Program Prioritas untuk Kampanye Hidup Bersih dan Sehat sekaligus Penganugerahan Kampanye Hidup Bersih dan Sehat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, beberapa hari lalu di Surabaya.
Sebanyak 528.155 warga Kabupaten Bojonegoro telah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Jumlah tersebut, sesuai data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro hingga 10 November 2025 lalu.
Di Kabupaten Bojonegoro, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, hingga Oktober 2025 telah menemukan kasus TBC sebanyak 2.366 kasus atau 78 persen dari penemuan kasus yang ditarget Kemenkes RI. Masyarakat yang telah mengikuti pengobatan sebanyak 2.140 kasus atau 90 persen. Sedangkan angka keberhasilan pengobatan 98 persen atau 2.308 kasus.