Selain Emas, BPKB Juga Dominasi Agunan di Pegadaian saat Pandemi
Saat kebutuhan darurat datang mendesak, berbagai cara yang ada akan ditempuh oleh masyarakat guna mendapatkan pinjaman uang, apalagi di saat Pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Saat kebutuhan darurat datang mendesak, berbagai cara yang ada akan ditempuh oleh masyarakat guna mendapatkan pinjaman uang, apalagi di saat Pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Proyeksi permintaan pembiayaan melalui gadai usai Lebaran tahun ini kembali menguat. Ini ditandai dengan banyaknya masyarakat yang kembali melakukan transaksi gadai pasca lebaran kemarin.
Kondisi perekonomian yang menurun sejak meningkatnya pandemi virus corona di Indonesia, membuat setiap orang memikirkan banyak pertimbangan dan mengukur peluang untuk mencari penghasilan tambahan demi kebutuhan sehari-hari. Bahkan sejumlah masyarakat mulai menggadaikan mobil ke Pegadaian.
Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah, PT Pegadaian (Persero) Cabang Bojonegoro menghentikan aktivitasnya.
Menjelang lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah, pegadaian menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi masyarakat. Seperi halnya di PT Pegadaian (Persero) cabang Kabupaten Bojonegoro, Rabu (20/5/2020).
engamat Energi Pri Agung Rakhmanto memperkirakan, kemerosotan harga minyak dunia yang terjadi saat ini bisa terus berlanjut hingga penghujung 2020. Penerimaan negara dari sektor migas diprediksi bisa anjlok hingga lebih dari 50 persen jika harga minyak belum kunjung membaik.
Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Setiap hari bakal membatasi semua pelayanan maupun penyelesaian sidang perkara, selama pandemi Virus Corona masih berlangsung. Hal itu, demi menjaga keselamatan dan mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro.
Guna mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Desa (Pemdes) Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro memperketat pemeriksaan bagi warga luar desa yang akan masuk ke wilayah setempat.
Semakin bertambahnya jumlah kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia tentu mengkhawatirkan. Penduduk yang menyebar di berbagai pulau, dan jumlahnya yang tidak sedikit di masing-masing pulau, terutama ibukota negara saat ini, Jakarta, yang merupakan kota sibuk dan memiliki banyak penduduk memiliki risiko penyakit yang sama.
Masyarakat Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon dibuat was-was, lantaran kabel listrik sepanjang 500 meter menjuntai ke tanah di area persawahan.