Kodim Bojonegoro Gelar Seminar Wisata Matematika Bela Negara
Dunia pendidikan adalah sarana yang tepat untuk mencetak sebuah generasi muda bangsa yang memiliki keunggulan SDM, daya juang serta militansi dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI.
Dunia pendidikan adalah sarana yang tepat untuk mencetak sebuah generasi muda bangsa yang memiliki keunggulan SDM, daya juang serta militansi dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI.
Setelah melalui berbagai tahapan, akhirnya dari enam perguruan tinggi, dipastikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) ditunjuk menjadi pihak ketiga dalam pelaksanaan rekruitmen perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro.
Menanggapi isu kecurangan pengisian perangkat desa, Bupati Bojonegoro Suyoto, menjamin tidak akan ada kecurangan. Pemkab akan memantau proses pengisian perangkat desa mulai dari penyerahan berkas sampai hasil tes seleksi.
Dalam rapat paripurna istimewa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/8/2017) pagi, para eksekutif dan legislatif menyaksikan siaran langsung pidato Presiden RI, Joko Widodo di ruang paripurna. Rapat paripurna istimewa ini menjadi rapat tahunan mengawali kegiatan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72.
Jajaran Polres Bojonegoro gencar melakukan penertiban tambang pasir mekanik. Kali ini seorang pemilik mesin sedot pasir diamankan petugas. Pelaku berinisial AM (32) warga Desa Pagerwesi Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro.
Pelaksanaan pengisian perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro tidak menutup kemungkinan terjadi pelanggaran dalam penerapannya. Sehingga untuk meminimalisir kecurangan dan pelanggaran, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) 'Kinasih' membuka pos pengaduan terkait rekrutmen perangkat desa serentak tersebut.
Pemohon ligalisir data diri kependudukan seperti akte, ktp, dan KK untuk syarat pencalonan perangkat desa terus membludak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disducapil). Meski belum jam buka, antrean pemohon sudah berjubel.
Berbeda dengan bulan lalu, menjelang lebaran banyak orang menebus emas di tempat pegadaian untuk digunakan saat lebaran. Namun saat ini, pasca lebaran di tahun ajaran baru banyak orang-orang yang kembali menggadaikan barangnya untuk kebutuhan anak sekolah.
Meningkatnya kebutuhan selama Ramadan membuat tabungan emas sepi peminat. Masyrakat banyak menunda menabung emas di bulan ini karena digunakan untuk kebutuhan lain. Tren penurunan ini sudah terjadi sejak bulan lalu.
Sejumlah barang gadai di Kantor Pegadaian Bojonegoro mulai banyak ditebus oleh sejumlah nasabah. Hal itu disebabkan karena saat ini banyak petani yang sedang panen.