Awas..! Jembatan Dekat Kantor Kecamatan Gayam Rawan Ambrol
Selain jalur Poros Utama Kecamatan (PUK) Gayam yang kondisinya memprihatinkan, kini ditambah rusaknya jembatan jalur utama kecamatan tersebut.
Selain jalur Poros Utama Kecamatan (PUK) Gayam yang kondisinya memprihatinkan, kini ditambah rusaknya jembatan jalur utama kecamatan tersebut.
Di jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Gayam Kabupaten Bojonegoro mengalami antrian kendaraan, hal tersebut lantaran sempitnya kondisi jalan, di sepanjang jalan mulai dari perempatan Celangap hingga Kecamatan Gayam kondisinya sangat sempit.
Hari ini, Kamis (20/12/2018), pasar Desa/Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro pindah dari pasar lama ke pasar sementara yang tidak jauh dari tempat sebelumnya, yaitu di balai Desa Gayam lama.
Festival Banyu Urip 2018 digelar oleh Forum Pengurus Karang Taruna Kecamatan Gayam dalam rangka Hari Jadi ke-341 Kabupaten Bojonegoro dan Hari Jadi ke-6 Kecamatan Gayam. Momentum ini telah mengantarkan Kecamatan Gayam sebagai destinasi wisata hiburan. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendukung kegiatan-kegiatan yang telah menyedot banyak pengunjung seperti ini.
Karimin (40), warga Desa Cengungklung RT.11/RW.02 Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, tewas kesetrum.
Pasar Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro yang telah berdiri puluhan tahun, kini kondisinya sudah rapuh. Untuk itu, Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan melakukan renovasi.
Pasar Desa/Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro yang terletak di perbatasan antara Desa Ringintunggal, tepat berada di sebelah perempatan Gayam segera direnovasi.
Jalan yang mengubungkan Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam di Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari longsor, akibat hujan deras yang mengguyur desa setempat, Senin (3/12/2018) sore.
angkaian acara Festival Banyu Urip (FBU) ke 6 dan Hari Jadi Bojonegoro ke 341 ditutup dengan kegiatan Fun bike Tour de Gayam.
Penetapan biaya pengurusan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), Desa Mojodelik Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, perlu mendapatkan apresiasi. Pasalnya pihak desa menetapkan biaya sebesar Rp150.000 per bidang.