Makan Bergizi Gratis (MBG)
Tingkatkan Kualitas Pelaksanaan MBG, Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor
Saat ini, telah ada 56 SPPG yang beroperasi dengan cakupan 154.308 sasaran atau 46,21 persen. Sementara 16 SPPG lainnya aktif namun belum berjalan.
Saat ini, telah ada 56 SPPG yang beroperasi dengan cakupan 154.308 sasaran atau 46,21 persen. Sementara 16 SPPG lainnya aktif namun belum berjalan.
Buntut dugaan keracunan terhada tujuh siswa. Penyaluran program makan bergizi gratis (MBG) di SDN Semanding Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro dihentikan selama sepekan kedepan.
Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Semanding, Kecamatan Kota Bojonegoro mengungkap kronologi terjadinya sejumlah siswa yang diduga keracunan usai menyantap makanan makan bergizi gratis (MBG), Rabu (24/9/2025) kemarin.
Sebanyak tujuh siswa SDN Semanding, Kecamatan Kota Bojonegoro yang diduga keracunan makanan dari Makan Bergizi Gratis (MBG) selesai dirawat dan telah dipulangkan, Rabu (24/9/2025).
Indonesia masih menghadapi persoalan gizi yang cukup serius, terlihat dari tingginya kasus gizi kurang pada balita maupun anak usia sekolah. Kekurangan gizi di usia sekolah membawa dampak besar, mulai dari menurunnya kualitas belajar, naiknya angka ketidakhadiran, hingga tingginya angka risiko anak putus sekolah.
Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro tengah lahap menyantap makanan dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (11/9/2025).
Kondisi stunting di Kabupaten Bojonegoro sampai bulan Mei 2025 berdasarkan hasil survei kesehatan Indonesia (SKI) 2024 sebesar 12 % atau mengalami penurunan sekitar 2,1% jika dibandingkan dengan hasil SKI 2023 sebesar 14,1%.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi Diseminasi Gizi dengan Tema "Isi Piringku Kaya Akan Protein Hewani Cegah Stunting" di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Rabu (05/07/2023). Bupati Bojonegoro yang dalam kesempatan tersebut memastikan program Pencegahan Stunting tepat sasaran agar dapat menekan angka stunting setiap tahunnya.
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar aksi bergizi sekolah dan edukasi isi piringku. Kegiatan bertema "Remaja Keren, Sehat, Berprestasi Tanpa Anemia" bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama bagi remaja akan pentingnya gizi seimbang dan pencegahan anemia.
Banyak orang yang mengaku enggan sarapan karena menyebabkan kantuk, lemas, hingga perut tidak nyaman di pagi hari.