Kemenag: Biaya ONH Tahun Ini Tak Naik
Biaya Ongkos Naik Haji (ONH) untuk jemaah haji Bojonegoro pada tahun 2019 ini telah disepakati dan dipastikan tidak ada kenaikan. Biayanya sama seperti keberangkatan tahun lalu yakni sebesar Rp35.235.602.
Biaya Ongkos Naik Haji (ONH) untuk jemaah haji Bojonegoro pada tahun 2019 ini telah disepakati dan dipastikan tidak ada kenaikan. Biayanya sama seperti keberangkatan tahun lalu yakni sebesar Rp35.235.602.
Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro yang bakal berangkat ke tanah suci tahun 2019 ini diperkirakan ada 1.300 jamaah. Namun jumlah itu, nantinya bisa bertambah, karena masih menunggu regulasi dari Kementerian Agama (Kemenag)Jawa Timur.
Akan ada pembangunan jembatan baru di Bojonegoro yang menghubungkan dengan Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Oleh karenanya, Bupati Bojonegoro bersama Bupati dan Wakil Bupati Blora melakukan sidak ke lokasi yang akan dibangun jembatan, Sabtu (17/11/2018) di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho.
Bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Bojonegoro yang ingin menunaikan ibadah haji, harus rela menunggu antrean berangkat hingga mencapai puluhan tahun. Pasalnya antrean yang CJH Bojonegoro sudah puluhan ribu jamaah.
348 koper milik jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro yang sempat tertahan di bandara Arab Saudi, menurut perwakilan embarkasi Surabaya, Ubaidillah, karena cuaca ekstrem cukup panas saat pesawat hendak take off, sehingga sebagian koper jemaah haji harus dikurangi.
Setelah sampai di Kantor Kemenag Bojonegoro jalan Pattimura, koper milik jemaah haji yang sempat tertahan di Arab Saudi akan langsung didistribusikan ke masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), agar bisa langsung diterima jemaah.
Koper jemaah haji yang sempat tertahan di bandara Arab Saudi, kini telah sampai di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro. Ratusan koper tersebut disalurkan ke kantor Kemenag Bojonegoro, Jumat (14/9/2018) dini hari tadi.
Koper Jamaah haji yang masih ditahan oleh pihak bandara Arab Saudi hingga kini belum bisa sepenuhnya dikirim ke tanah air.Pengiriman koper-koper tersebut nantinya akan dititipkan kepada jamaah yang pulang ke tanah air oleh pihak bandara
Banyaknya barang bawaan dalam koper jemaah haji asal Bojonegoro yang masih tertinggal di Bandara Saudi itu, diduga karena kelebihan beban. Sehingga pihak bandara Saudi harus menurunkan sebagian koper milik jamaah haji agar tidak mengganggu dan membahayakan penerbangan menuju tanah air.
Jamaah haji yang sudah tiba di Bojonogoro, Senin (10/9/2018) kemarin, telah menjalani tes kesehatan di asrama haji. Tes kesehatan tersebut guna mengantisipasi jamaah haji yang terkena virus yang menyebabkan penyakit membahayakan jamaah usai menjalankan ibadah haji.