Skip to main content

Category : Tag: Hari


Kolom

Suara Kartini di Kampus: Antara Perayaan dan Realitas Pelecehan Seksual

Akhir-akhir ini kita diperlihatkan fenomena ruang pendidikan yang suram sekali. Kampus ternama menorehkan luka yang dalam untuk perempuan yang nyatanya menjadi objek pembahasan dan perkataan mereka. Inikah wajah calon-calon pemimpin bangsa masa depan? Atau calon-calon bandit negara yang masa depannya. Sungguh ironis sekali. Namun, bagaimana kampus melihat isu ini? Apakah hanya akan diam atau ada tindakan nyata yang akan dilakukan untuk menegakkan keadilan dan menyeret para pelakunya ke muka pengadilan?

Kolom

Literasi sebagai Jalan Emansipasi

Pagi itu, di sebuah ruang tamu yang juga merangkap ruang belajar, saya melihat pemandangan yang terasa sederhana, tapi diam-diam revolusioner. Seorang ibu muda duduk bersila di lantai, di depannya terbuka buku cerita anak. Di sampingnya, ponsel menyala menampilkan video tutorial membaca nyaring. Anaknya, mungkin berusia lima tahun, menyimak dengan mata berbinar—kadang tertawa, kadang menirukan suara ibunya yang berubah-ubah mengikuti tokoh cerita.

Fashion Show Kartini, Cara Al Abror Bangun Kepercayaan Diri Siswa Sejak Dini

Peringatan Hari Kartini di Yayasan Al Abror berlangsung semarak dan penuh makna. Lembaga pendidikan yang menaungi PAUD, Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs) ini menggelar fashion show bertema “Semangat Kartini Motivasi Diri untuk Meraih Prestasi”, Selasa (21/4/2026).

Berita foto

Antusias Warga Warnai Pasar Murah Pertamina Patra Niaga di Tuban

Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan pasar murah yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Tuban, Sabtu (11/4/2026). Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati lokasi dan antre tertib demi mendapatkan paket sembako dengan harga terjangkau.

Pendidikan Homogen Indonesia: Tantangan & Pergeseran

Sebentar lagi Kita akan sama-sama melakukan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Mei 2026. Ini harusnya menjadi momentum krusial bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan kembali esensi semboyan Tut Wuri Handayani di tengah dinamika global yang menuntut kreativitas tanpa batas. Namun, di balik seremonial tersebut, dunia pendidikan kita masih dibayangi oleh tantangan besar berupa sistem pendidikan yang sangat homogen. Homogenitas ini merujuk pada sebuah struktur kurikulum, standar evaluasi, metode pengajaran, hingga kebijakan administratif yang diseragamkan secara kaku dari pusat hingga ke daerah pelosok.