Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 digelar secara semarak oleh PCNU Bojonegoro yang melibatkan seluruh jajaran Badan Otonom (Banom) dan lembaga. Serta dari tingkat cabang, MWC hingga Ranting.
Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga dimanfaatkan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bojonegoro untuk memberikan layanan langsung kepada masyarakat melalui program servis sepeda motor gratis.
Bersamaan momentum Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 tahun 2026, ada kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Melalui program pembebasan denda, wajib pajak dapat melunasi tunggakan PBB-P2 tahun pajak 2013–2025 tanpa dikenai denda.
Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro menggelar rapat pleno kepengurusan lengkap dari jajaran harian, lembaga dan Badan Otonom (Banom), Selasa (29/9/2026) siang.
Ribuan warga memadati kawasan Alun-Alun Bojonegoro untuk mengikuti Jalan Sehat dan Senam Massal dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43, Jumat (25/9/2026).
Kemenag RI meluncurkan logo dan tema Hari Santri 2026. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, rangkaian acara Hari Santri menjadi momentum untuk mengingat kembali peran ulama dan santri dalam sejarah perjuangan bangsa.
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HARPELNAS) 2026, Adira Finance menghadirkan semangat #TerimaKasihSahabat melalui berbagai aktivitas apresiasi bagi pelanggan di Bojonegoro. Mengusung semangat untuk terus hadir lebih dekat dengan Sahabat, rangkaian HARPELNAS di Bojonegoro menghadirkan pengalaman yang lebih personal bagi pelanggan, mulai dari interaksi langsung di cabang hingga berbagai penawaran dan keuntungan menarik.
Duka menyelimuti rumah Almarhum Supangat, provost Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. Supangat, kader terbaik Jombang wafat pada Senin (31/8/2026). Supangat lahir Jombang 10 Februari 1975, meninggal dunia pada usia 51 tahun.
Dalam kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan ideal. Terkadang muncul konflik, pembangkangan, pengabaian kewajiban, atau tindakan yang merusak keharmonisan. Dalam fikih, ketidaktaatan istri kepada suami ini disebut nusyuz. Pun juga demikian dalam berorganisasi, termasuk dalam ber Nahdlatul Ulama (NU). Sebab secara sederhana diantara rumah tangga dan organisasi ada kesamaan, yaitu ada imam (pemimpin) dan juga ada rakyat. Dalam hal rumah tangga suami adalah pemimpin dan berorganisasi Rais Amm dan Ketua umum adalah pemimpin jam'iyah Nahdlatul Ulama'.