Awas Hoaks; Pesan WhatsApp Mengatasnamakan Bupati Bojonegoro
Baru-baru ini, beredar tangkapan layar sebuah pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.
Baru-baru ini, beredar tangkapan layar sebuah pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.
Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting yang digelar di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (20/12/2021). Hal ini dilaksanakan karena hoaks, disinformasi dan misinformasi banyak bertebaran di berbagai platform media berbasis internet.
Informasi yang tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, alias kabar hoaks terkait Bupati bersama Satpol PP dan Satgas Covid-19 akan razia keliling dengan membawa mobil GDS/ Gerakan Disiplin Siswa dan sanksi karantina bagi yang terjaring, masih terus beredar di media sosial. Padahal, beberapa waktu Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah melakukan klarifikasi bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
Budaya gotong royong merupakan identitas Indonesia dalam memperjuangkan hasil yang diinginkan. Moral yang terdapat dalam perilaku gotong royong memberi nilai positif bagi nafas perjuangan Indonesia. Dimana dalam sikap tersebut terdapat masyarakat yang secara ikhlas berpartisipasi dan tolong menolong dalam menjaga kepentingan bersama.
Kabar terkait seluruh pasar di Bojonegoro akan ditutup sementara yang beredar di aplikasi percakapan WhatsApp dipastikan tidak benar.
Pada pesta demokrasi rakyat, Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlangsung Rabu (17/4/2019), penyebaran informasi hoaks atau berita bohong harus diantisipasi.
Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berita hoaks terus saja menyebar. Bahkan, nama media online Liputan6.com dicatut oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk menyebarkan hoaks soal hasil perhitungan suara pada sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di luar negeri. Padahal sebagaimana diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), penghitungan suara di luar negeri sama sekali belum dilakukan.
Menjelang Pilpres 2019, akan marak bertebaran informasi hoaks. Karenanya, publik harus lebih berhati-hati share informasi yang didapat dari media sosial, seperti WhatsApp (WA), Instagram (IG), Facebook (FB) dan media sosial lainnya.