Kemarau, Ratusan Hektar Lahan Hutan Terbakar
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bojonegoro pada musim kemarau ini memang masih sering terjadi. Tentu hal ini patut menjadi perhatian semua pihak.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bojonegoro pada musim kemarau ini memang masih sering terjadi. Tentu hal ini patut menjadi perhatian semua pihak.
Kebakaran lahan hutan (Karhutla) kembali terjadi di Bojonegoro, kali ini terjadi di petak 3 c RPH Tinggang BKPH Tegaron, KPH Padangan, Senin (23/9/2019). Karhutla tersebut diduga diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kebakaran itu menyebabkan tanaman jenis jati ikut terbakar.
Warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon dikejutkan dengan ditemukannya mayat laki-laki atas nama Sugik'ono (49) warga Desa Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem yang tergeletak dipetak hutan 69 A RPH Mundu BKPH Ngampel KPH Padangan, Minggu (14/9/2019). Mayat tersebut salah satu staf Perhutani KPH Bojonegoro, yang ditemukan meninggal diduga akibat kelelahan.
Di Bojonegoro, pada musim kemarau, kebakaran lahan kerap kali terjadi, seperti halnya, hari ini, Jumat (16/8/2019), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro, melakukan pemadaman lahan yang terbakar di dua tempat.
Puntung rokok menjadi pemicu kebakaran hutan berdekatan dengan pintu masuk wisata Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (14/8/2019).
Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di kios warung dan lahan milik warga yang berada di sekitar lokasi Pasar Desa/Kecamatan Sekar, Minggu (4/7/2019) pagi.
Polres Bojonegoro berhasil membekuk pelaku pencurian kayu disertai kekerasan yang dilakukan 10 orang di wilayah hutan Kecamatan Kedewan. Pelaku berhasil ditangkap usai Polres langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 2 tersangka Warga dari Kabupaten Tuban.
Luas lahan Perhutani Bojonegoro, mencapai sekitar 50 ribu hektare. Meski cukup luas, namun kini Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bojonegoro juga mencoba mengelola tanaman kayu putih dengan sistem pola plong-plongan, bahkan pengelolaan tanaman kayu putih sudah mulai ditanam di area hutan Bojonegoro sejak 2015 lalu.
Luas lahan Perhutani Bojonegoro memang cukup luas, bahkan luasnya mencapai sekitar 50 ribu hektare. Dengan luas lahan tersebut, pastinya, tidak luput adanya tangan jahil ulah manusia seperti banyaknya pencurian kayu di wilayah hutan.