Skip to main content

Category : Tag: Islam


Jejak Sang Penyebar Islam (5)

Raden Bagus Lancing Kusumo Penyebar di Tanah Bubulan (Bagian 1)

Sebuah desa erat kaitannya dengan kisah-kisah yang menjadi sejarah dan diyakini masyarakatnya. Sebagaimana kisah yang dituturkan sesepuh di Dusun Ngeneng (dulu bernama Clebung Ngeneng), Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro. Di desa tersebut terdapat sebuah makam yang diyakini keramat yakni petilasan Raden Bagus Lanching Kusomo. Konon katanya beliau adalah salah satu penyebar Islam pertama di daerah tersebut.

Jejak Sang Penyebar Islam (4)

Berdirinya Masjid Darul Muttaqin di Padangan (Habis)

Di timur perempatan traffict light Padangan, ada masjid bernama Darul Muttaqin. Sekilas jika dilihat dari jalan raya memang tampak seperti masjid pada umumnya, tetapi yang berbeda adalah dengan adanya gapura masuk yang menarik. Tampak gapura dengan model bangunan tua ber tuliskan lambang bintang dan bulan, di bawahnya ada tahun 1931 dan di bawahnya ada tulisan SANGGAR PAMEODJA ENG ALAH. Masjid tersebut, merupakan bagian dari sejarah syiar Islam di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan.

Jejak Sang Penyebar Islam (2)

Santri Kinasih dan Masjid Mbah Sabil di Klotok

Semasa hidupnya, dua tokoh penyebar agama Islam di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Mbah Sabil dan Mbah Hasyim, mendirikan pesantren yang menjadi satu dengan komplek masjid Mbah Sabil. Tidak ada data pasti berapa jumlah dan dari mana saja santri yang mengaji di pesantren tersebut.

Jejak Sang Penyebar Islam (1)

Asal Mula Kuncen, dari Mbah Sabil dan Mbah Hasyim

Ketika melintas di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu dari timur, tepatnya di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, pasti akan melewati jalan bercabang. Dan di antara dua jalan itu, ada langgar atau musala yang terkenal dengan nama Langgar Menak Anggrung Pahlawan. Tepat di belakang langgar itu, ada dua pesarean atau makam dari Sang Penyebar Islam di wilayah Kecamatan Padangan, yakni Mbah Sabil dan Mbah Hasyim.

Ikuti, 'Jejak Sang Penyebar Islam'

Namun, bukan berarti di Bojonegoro tidak ada penyebar agama Islam. Sebab, di hampir semua kecamatan yang ada di Bumi Angling Dharma terdapat sang penyebar. Bahkan, terkadang antara wilayah satu dengan lainnya saling berkaitan. Sebut saja, cerita Menak Angrung yang menjadi pesarean dari Mbah Sabil dan Mbah Hasyim, dua tokoh yang masyur di sekitar Bojonegoro sebelah barat.

SMA Islam Temayang Tak Keberatan Ikuti UNBK

Kebijakan pemerintah Provinsi yang menginstruksikan menggelar Ujian Nasional (UN) tahun ini berbasis Komputer bagi semua SMA dan SMK, membuat sekolah yang tahun lalu masih berbasis PBT (Paper Basic Test), mulai melakukan berbagai persiapan untuk menggelar pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Salah satunya di Sekolah SMA Islam Temayang.

Sosiologi dan Eksistensi Hukum Islam

Sosiologi yaitu proses mempelajari pengaruh timbal balik antara pel-bagai segi kehidupan bersama. Sedangkan, Sosiologi menurut Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi Dalam bukunya berjudul Setangkai Bunga Sosiologi; Sosiologi sebagai ilmu masyarakat mempelajari tentang struktur sosial yakni keseluruhan jalinan sosial antara unsur-unsur sosial yang pokok, seperti kaidah-kaidah sosial, ke-lompok-kelompok dan lapisan-lapisan sosial.