Awas..! Jembatan Dekat Kantor Kecamatan Gayam Rawan Ambrol
Selain jalur Poros Utama Kecamatan (PUK) Gayam yang kondisinya memprihatinkan, kini ditambah rusaknya jembatan jalur utama kecamatan tersebut.
Selain jalur Poros Utama Kecamatan (PUK) Gayam yang kondisinya memprihatinkan, kini ditambah rusaknya jembatan jalur utama kecamatan tersebut.
Meski jembatan alternatif di Desa Clebung menuju Dusun Maor sudah jadi dan bisa dilewati oleh masyarakat, lantaran beberapa waktu lalu jembatan penghubung kedua desa tersebut ambruk disapu banjir bandang. Namun, akses jalan saat ini masih memprihatinkan karena berlumpur dan tentu licin saat hujan mengguyur.
Selama 2018 ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro, mengerjakan puluhan jembatan penghubung yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Hal itu dilakukan guna meningkatkan laju perekomian bagi masyarakat Bojonegoro.
Setelah dikerjakan beberapa minggu, jembatan penghubung Dusun Maor menuju Desa Clebung, Kecamatan Bubulan bisa dilewati. Kini para warga sudah tidak menyebrangi sungai.
Selama loading test jembatan Sosrodilogo berlangsung, untuk sementara akses jalan dari Kota Bojonegoro menuju Trucuk atau sebaliknya tidak bisa dilewati. Hal itu dilakukan agar uji coba jembatan bisa berjalan lancar.
Jembatan Sosrodilogo atau biasa dikenal Jembatan Trucuk, resmi diuji coba untuk kendaraan roda empat.
Pengujian kekuatan beban Jembatan Sosrodilogo yang menghubungkan Kota Bojonegoro dan Kecamatan Trucuk itu dilakukan Kementerian PUPR, Jumat (14/12/2018) malam.
Jembatan Sosrodilogo penghubung antara Kecamatan Trucuk dan Bojonegoro dicek kekuatannya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bojonegoro, bekerja sama dengan Testindo. Loading test dilakukan untuk mengukur beban yang dapat diterima oleh jembatan.
Malam ini, Jembatan Sosrodilogo penghubung antara Kecamatan Trucuk dan Bojonegoro oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bojonegoro, bekerja sama dengan Testindo melakukan loading test untuk mengukur beban yang dapat diterima oleh jembatan.
Loading test Jembatan Sosrodilogo atau biasa dikenal Jembatan Trucuk, melibatkan 38 Truk yang bermuatan penuh. Hal itu dilakukan untuk mengecek tonase atau beban yang melintas jembatan. Alat sensor sebagai pengukur dipasang ketika truk berjalan menuju ke tengah jembatan dan berhenti. Rata-rata berat truk mencapai 10,4 ton dan berjajar memanjang.