Atap Gedung MWC NU Kepohbaru Rusak Akibat Hujan Deras dan Angin
Hujan deras yang bercampur dengan angin kencang kemarin Senin (18/10/2021) mengakibatkan atap gedung MWC NU Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro runtuh.
Hujan deras yang bercampur dengan angin kencang kemarin Senin (18/10/2021) mengakibatkan atap gedung MWC NU Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro runtuh.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air, menegaskan bahwasanya suplai air akan terus ditambah. Termasuk setelah impounding atau pengisian pertama Bendungan Gongseng dilakukan. Yakni pada tahap berikutnya melalui rencana pembangunan Waduk Pejok di Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.
Curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini, membuat para petani cabai di Kabupaten Bojonegoro mengalami kerugian. Tanaman cabai merah besar, yang sudah memasuki masa panen tersebut, justru malah tidak bisa dipanen.
Pasca kebakaran yang menghanguskan pasar kepohbaru pada bulan Februari yang lalu, kini Pmerintah Desa (Pemdes) setempat merapatkan rencana pembangunan pasar yang akan segera dilaksanakan.
Pasca kebakaran hebat beberapa hari yang lalu di Pasar Kepohbaru kabupaten Bojonegoro, kini para pedagang direlokasi. Agar perputaran ekonomi tetap berjalan, para pedagang berpindah ke sisi selatan pasar di depan kios-kios yang tak terbakar.
Taksir Kerugian Kebakaran Pasar Kepoh Rp.3,25 M, Pedagang Pasrah
Peristiwa kebakaran Pasar Kepohbaru, yang berada di Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru pada Kamis (18/2/2021) malam sekira pukul 20.30 Wib, begitu menyedihkan bagi ratusan pedagang. Setidaknya ada sekitar 350 lapak/kios milik pedagang yang dilalap si jago merah.
Kapolsek Kepohbaru, AKP Supriyono mengungkapkan penyebab kebakaran Pasar Kepoh tadi malam diduga akibat korsleting listrik. Banyaknya bahan yang mudah terbakar, membuat api merambat ke lapak lainnya sehingga membuat si jago merah melebar.
Begini Kondisi Pasar Kepoh Pasca Kebakaran