166 Calon Pendamping PKH dan BPNT Ikuti Ujian
Calon Sumber Daya Manusia (SDM) pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), mengikuti Ujian Kompetensi Bidang (UKB) di Aston Hotel Jalan MH. Thamrin, Bojonegoro.
Calon Sumber Daya Manusia (SDM) pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), mengikuti Ujian Kompetensi Bidang (UKB) di Aston Hotel Jalan MH. Thamrin, Bojonegoro.
Peserta calon pendamping pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kementerian Sosial (Kemensos) RI tahun 2017 akan mengikuti Ujian Kompetensi Bidang (UKB) dan Psikotes
Negara Indonesia bukanlah Negara Islam, dan bukanlah negara kafir. Hal itu langsung diungkapkan oleh Rois Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Makruf Amin dalam Seminar Nasional 'Arus Baru Ekonomi Indonesia' di gedung Islamic Center Bojonegoro, Rabu (1/11/2017) pagi.
Setelah pengumuman hasil seleksi adiministrasi calon pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), sempat ditunda dari jadwal awal pada tanggal 30 Oktober 2017, akhirnya pengumuman hasil tersebut dipublis Kementerian Sosial (Kemensos) Ripublik Indonesia (RI) dengan nomor surat: 09/LJS.JSK.TU.PANSEL/10/2017. Mengenai hasil seleksi SDM pelaksana Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) tahun 2017.
Wajah Riska tampak panik. Sebab, hari ini, Senin, (30/10/2017) sebenarnya ada jadwal pengumuman hasil seleksi administrasi calon pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial ( Kemensos) RI.
Arak-arakan pembawa Api Abadi, disambut meriah oleh masyarakat tak terkecuali siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) yang menyambut meriah dengan membawa bendera dengan berdiri di tepi jalan.
Arak-arakan Api Abadi saat tiba di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, api tersebut diberikan oleh Camat Ngasem kepada Camat Dander untuk diteruskan perjalanan menuju ke Pemkab Bojonegoro.
Istimewa. Satu kata itu mungkin tepat untuk menggambarkan kerajinan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi. Sebab, kegemarannya menulis berbuah buku. Tidak tanggung-tanggung, buku yang dirilis ini adalah ketiga dengan judul “Jaksa 24 Jam”.
Prestasi menanjak terus ditorehkan putra asal Kabupaten Bojonegoro, Didik Farkhan Alisyahdi. Sekitar 2 tahun ia menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, kali ini ia dipromosikan menjabat Aspidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bojonegoro didominasi oleh siswa SD. Hal itu sesuai data dari Koordinator PKH Bojonegoro, Yossi Wichaksono.