Skip to main content

Category : Tag: Kkn


Optimalkan Sektor Pertanian Desa, Mahasiswa KKN UNUGIRI Gandeng Disperta

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 14 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) yang ada di Desa Kemamang, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, mengadakan Dialog dan Workshop Pertanian dengan mengusung tema 'Praktik Pemanfaatan Limbah Sekam untuk Pupuk Organik dan Optimalisasi Sektor Pertanian', Rabu (16/2/2022).

Tingkatkan Ekonomi Warga, KKN Unugiri Desa Guyangan Kreasikan Makanan dari Rebung

Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unugiri di Desa Guyangan, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro menggelar pelatihan produksi kuliner. Mahasiswa yang masuk dalam Kelompok KKN Trucuk 1 itu tidak hanya melatih produksi tapi juga strategi pemasaran makanan ringan, Minggu (13/02/22).

Bupati Anna Siapkan 4000 Beasiswa untuk Mahasiswa Tugas Akhir

Universitas Nahdlatul Ulama' Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro, menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ke-6 dengan mengusung tema "KKN Tematik Pencegah Covid-19 Pemulihan Ekonomi Masyarakat Dimasa Pandemi", pembukaan dilaksanakan di Gedung Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (18/1/2022).

Mahasiswa UNEJ Dampingi Optimalisasi BUMDes

Di tengah pandemi Covid-19, Universitas Jember melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan konsep kembali ke kampung halaman atau tempat domisili mahasiswa yang ketiga kalinya yang diberi nama Back to Village 3. Penerapan konsep tersebut diharap dapat membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Bermodal Rp350 Ribu, Mahasiswa Unugiri Ciptakan Tempat Cuci Tangan Otomatis

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro yang sedang melakukan pengabdian masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, berhasil menciptakan alat cuci tangan otomatis dengan sensor elektronik tanpa perlu menyentuh kran, untuk menghindari penularan virus Covid-19.

Mahasiswa UTM Dampingi Belajar Anak di Dusun Terpencil

Menteri pendidikan mengambil keputusan untuk diberlakukannya pembelajaran secara daring dengan harapan mampu memutus penyebaran virus covid-19. Keputusan tersebut berlaku bagi semua jenjang pendidikan.