Skip to main content

Category : Tag: Kolom


Membaca Positif Kolom Menulis

Hadirnya kolom menulis di berbagai media selayaknya direspon baik oleh para penulis, baik pemula atau yang sudah mahir. Salah satunya rubrik ’Kolom’ milik media online blokBojonegoro.com atau yang lebih tren di singkat (bB). Bahkan pemekarannya sekarang tidak hanya di Kabupaten Bojonegoro saja, melainkan sudah berekspansi ke Kabupaten Tuban dengan sebutan blokTuban.com atau (bT).

Menyingkirkan Takutnya Bermimpi

Berbagai hasil dan produksi hari ini adalah khayalan dan mimpi kemarin. Terlebih Jika kita mau memikirkan sejenak, melihat sekeliling, menyaksikan bangunan-bangunan megah, kapal-kapal besar dan pesawat-pesawat terbang. Apalagi, hadirnya benda-benda yang ada di sekitar kita, mulai telepon, komputer, fax, televisi, kamera dan radio, maka kita dapati bahwa semua yang kita nikmati hari ini adalah sebuah mimpi dan khayalan orang lain.

Pesan Untuk Pemimpin Baru

Bojonegoro!,Kota ini menyimpan banyak sekali kenangan. Dari kenangan manis hingga kenangan pahit sekalipun. Kota penuh perjuangan dan kebahagiaan. Wahai bojonegoroku!,Demam kerinduan ini selalu kusimpan dalam-dalam untukmu. Meskipun begitu, kabar-kabar kecil dari media massa online setiap hari ku-udate untuk menggambarkan bagaimana keadaanmu saat ini. Muncul lah dari kabar informasi itu, mulaiberita dengan bau agak kurang sedap. Hingga kabar hangat terkini, yaitu kondisi politik pra-pemilihan kepala daerah 2018.

Kesantunan Komunikasi Politik di Pilkada Bojonegoro

Politik dan internet tak bisa lagi dipisahkan. Begitulah era digital telah mempengaruhi semua bidang kehidupan, mulai ekonomi, sosial, agama, dan tentu saja politik. Banyak orang memanfaatkan internet, yakni lewat media sosial untuk terlibat di urusan politik. Banyak contoh yang mudah dipakai untuk bercermin soal ini.

Catatan Hari Perempuan Internasional

Nyai Ontosoroh, Buih Perlawanan dan Feminisme

Jangan sebut aku perempuan sejati jika hidup berkalang lelaki, tapi bukan berarti aku tidak butuh laki-laki untuk dicintai. (Nyai Ontosoroh) – Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer. Kutipan itu adalah perkataan Nyai Ontosoroh, salah satu karakter dalam Tetralogi Bumi Manusia, hasil kerja kreatif Pramoedya Ananta Toer saat menjadi tahanan politik Orde Baru (Orba) di Pulau Buru.