Kalideskop 2019 (3)
Curanmor Dominasi Kasus Kriminal di Bojonegoro
Puluhan tersangka hasil penangkapan dari beberapa kasus, Kamis (18/12/2019) pagi, dibeberkan Kapolres Bojonegoro, usai melaksanakan upacara di alun-alun Kota Bojonegoro.
Puluhan tersangka hasil penangkapan dari beberapa kasus, Kamis (18/12/2019) pagi, dibeberkan Kapolres Bojonegoro, usai melaksanakan upacara di alun-alun Kota Bojonegoro.
- Siapa yang tidak kenal dengan konsep tempat makan sederhana, dan saat anda jalan-jalan ke daerah Yogyakarta (Jogja) atau Solo Jawa Tengah, pasti anda akan menjumpainya.
Peran pemuda dalam memajukan Negera dan persatuan Bangsa tidak bisa dipandang sebelah mata. Sehingga pemuda harus memahami potensi diri dan terus meningkatkan kemampuan, agar mampu menjadi pelopor persatuan Bangsa.
Peran menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi tanggung jawab bersama, termasuk partai politik. Sehingga Abidin Fikri mengajak seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi penerang kehidupan Marhaen.
Menu es krim saat sarapan tentu hal yang tak umum didengar. Biasanya kita es krim disantap sebagai hidangan penutup ataupun camilan saat santai dan kondisi terik matahari. Menurut suatu penelitian diungkapkan bahwa sarapan es krim relatif lebih pintar daripada mereka yang tidak.
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Pemdidikan Guru Republik Imdonesia (PGRI) Bojonegoro mengadakan Pelatihan dan Coaching Clinic Penulisan Manuskrip Ilmiah, yang digelar di aula kampus setempat, (6/8/2019).
Peredaran narkotika semakin membahayakan di Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 73,49 gram sabu diamankan dari tiga pelaku sindikat pengedar barang haram tersebut. Meskipun ketiga pelaku berasal dari Babat, namun ketiganya diringkus Satreskoba Polres Bojonegoro di Kota Ledre.
Gabungan Relawan dan Elemen Rakyat Cinta NKRI mengutuk gerakan petualang politik dengan mengatasnamakan rakyat dan agama tertentu.
Sejak tahun 2013, Pemkab Bojonegoro telah melaksanakan program beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu. Bahkan, kuotanya juga terus diperbanyak.
Sebelum ditetapkan tersangka dan melakukan penahanan Kepala Inspektorat Bojonegoro, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, memang terus melakukan penyidikan agar sekaligus mengumpulkan data guna memperkuat dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Syamsul Hadi. Bahkan pihak Inspektorat juga telah mendatangkan 7 ahli untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Inspektorat.