#blokBojonegoroTV
Tak Pernah Sepi, Mengulik Warung Pondok Sukomoro
Tak Pernah Sepi, Mengulik Warung Pondok Sukomoro
Tak Pernah Sepi, Mengulik Warung Pondok Sukomoro
Salah satu kuliner khas Kabupaten Bojonegoro, Sego Buwuhan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Migas. Apalagi makanan yang dibungkus daun jati itu juga pernah mendapat Rekor MURI di tahun 2019.
Salak pondoh, salak madu, salak condet hingga salak bali, tentu anda sangat familiar dengan nama-nama salak tersebut, bukan?
wilayah Desa Sugihwaras, terdapat kuliner ayam geprek sambal khas yang banyak diburu pelanggan.
Kudapan tahu goreng mungkin sudah terbiasa dikonsumsi. Tetapi bagaimana jika diolah menjadi dimsum tahu, tahu susu, tahu walik, tahu bulat mercon, tahu kotak ledok hingga olahan tahu baso.
Bisnis kuliner selalu berkembang, tak hanya menyajikan menu yang bervariatif. Namun saat ini Masyarakat juga telah mulai memperhatikan dari segi tampilan ataupun penyajiannya. Salah satunya yang tengah popular dan banyak diminati masyarakat adalah sajian menu yang disebut rice box.
Wedang tape, mendengar namanya saja serasa mengecap ciri khas rasa tape dipadu nikmatnya menyeduh wedang. Minuman unik ini bisa didapat di Angkringan Pak Deny. Selain wedang tape, pelanggan juga disuguhkan pilihan wedang rempah yang cocok untuk menghangatkan badan.
Berawal dari kecintaannya memasak, Yuvita (25), wanita asal Klangon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, terbilang cukup sukses dalam menekuni usahanya. Yakni berjualan seblak serta baso aci instan makanan khas bumi parahyangan yang menjadi primadona kuliner kawula muda.
Dibanding pagi tadi, suasana Kota Bojonegoro malam ini terpantau lebih ramai. Salah satu pusat kuliner di Jalan Kartini dan Imam Bonjol menjadi lokasi paling ramai dibanding ruas jalan lainnya. Sejumlah pedagang yang berjualan menjadi sasaran pencari kuliner.