Meriahnya Safari Ramadan SKK Migas-KKKS Jabanusa di Tuban
Hampir semua undangan datang di acara safari Ramadan SKK Migas Perwakilan Jabanusa dan KKKS, bersama Pemkab Tuban, Jumat (9/6/2017). Kegiatan berlangsung di Pendopo Pemkab Tuban.
Hampir semua undangan datang di acara safari Ramadan SKK Migas Perwakilan Jabanusa dan KKKS, bersama Pemkab Tuban, Jumat (9/6/2017). Kegiatan berlangsung di Pendopo Pemkab Tuban.
Sepeda motor tahun 1970 terparkir di halaman rumah. Warnanya merah dengan beberapa bagian putih kusam. Spion bulan berdiri tegak seperti orang tengah berdoa masih terlihat mulus. Walaupun sepeda tua, ternyata sang pemiliknya rajin mengurus dan merawat dengan baik. Suaranya pun masih jernih dan hanya sedikit mengeluarkan asap. Artinya mesin juga masih tetap prima.
Ia termenung sendiri. Tidak mengetahui harus berbuat apa. Dunia seperti berhenti berputar. Semua serba gelap dan susah. Musibah masih saja mengintainya silih berganti. Berat da bertambah berat. Sesekali menggelengkan kepala untuk membuang pening, namun hal itu tidak membantu.
Dalam rangka pemantauan dan pengawasan pelaksanaan pengalihan kewenangan pendidikan menengah dari kabupaten ke provinsi, Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) akan menggelar kunjungan kerja (kunker) spesifik di Kabupaten Bojonegoro.
Demi menjaga stok kantung darah agar tetap stabil pada bulan Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro menggelar safari donor darah ke masjid-masjid yang berada di Bojonegoro.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro, Adie Witjaksono meminta warga kurang mampu yang kesulitan berobat ke rumah sakit untuk minta surat ke Dinsos. Pernyataan ini menanggapi banyaknya keluhan terkait pelayanan kesehatan bagi warga miskin.
Field Manager (FM) PT. Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto resmi digantikan Heru Irianto, sejak 1 Juni 2017. Saat ini, Agus, sapaan akrab pria pemilik bintang Virgo itu, mendapat tugas menjadi FM PT. Pertamina EP Asset 1 Field Ramba, Palembang, Sumatra Selatan.
Keringat Kang Samin bercucuran. Tenaganya habis terkuras. Maklum, usianya juga sudah tidak muda lagi dan tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Jam telah menunjukkan pukul 10.00 WIB, namun panas dirasakan sudah seperti pukul 12.00 WIB.
Sebagai orangtua, kewajiban kitalah untuk mengajarkan pemahaman pada anak-anak soal pentingnya menjaga lingkungan dan Bumi agar menjadi tempat yang menyenangkan. Namun kita tahu, membuat anak tertarik soal lingkungan bukanlah hal yang mudah. Lalu bagaimana kita bisa mengajarkan kepada anak-anak mengapa mereka harus peduli pada planet ini? Tips berikut mungkin bisa membantu.
ahaya matahari mulai tampak dari ufuk timur. Masih remang. Kabut menggelayut putih di tepian Bengawan Solo. Dingin, tetapi tidak seperti bulan sebelumnya yang lebih parah. Sebab, sudah ada hujan yang membuat bumi bertambah hangat. Sementara itu, embun bening berayun di ujung rumput teki yang tumbuh subur di tanah lempung.